Kalbe Farma (KLBF) Cetak Laba Rp 2,69 Triliun hingga September 2025, Tumbuh Dua Digit
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan kinerja positif hingga periode hingga September 2025. Penjualan bersih meningkat menjadi Rp 25,99 triliun, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 24,33 triliun. Kenaikan berdampak terhadap peningkatan laba bersih sebanyak 10,6%.
Dari sisi profitabilitas, laba bruto naik menjadi Rp 10,56 triliun, dibandingkan Rp 9,52 triliun hingga kuartal III-22024. Peningkatan penjualan dan efisiensi beban pokok penjualan turut mengangkat margin laba bruto perusahaan.
Baca Juga
Kalbe Farma (KLBF) akan Buy Back Saham Rp 250 Miliar, Ungkap Tujuan Ini
Kalbe (KLBF) juga membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 3,48 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp 3,09 triliun pada tahun lalu. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp 782,36 miliar, perseroan menutup periode sembilan bulan 2025 dengan laba periode berjalan sebesar Rp 2,69 triliun, meningkat sebanyak 10,6% dari Rp 2,40 triliun di tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba tersebut ditopang pendapatan operasi lainnya yang mencapai Rp 107,77 miliar, serta kontribusi laba bersih entitas asosiasi senilai Rp 53,28 miliar. Sementara itu, beban penjualan, umum dan administrasi, serta penelitian dan pengembangan tetap menjadi komponen investasi usaha untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.
Hingga kini, Kalbe Farma (KLBF) tengah menggelar pembelian kembali (buy back) saham dengan anggaran Rp 250 miliar. Buyback akan digelar selama tiga bulan dengan target berakhir pada 3 Desember 2025.
Baca Juga
Rotasi ke Saham Fundamental Berlangsung, Investor Kembali Lirik LQ45
Manajemen dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa pendanaan buy back berasal dari kas internal, sehingga berpotensi menurunkan pendapatan bunga Rp 2,5 miliar dari penggunaan kas internal tersebut.
Manajemen KLBF menyebutkan bahwa buy back diharapkan memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental. Pembelian kembali atas saham KLBF juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang.

