IHSG Dibuka Melesat 1%, Saham Sektor Perbankan Dimotori BBCA Jadi Penggerak
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/10/2025), dibuka melesat lebih dari 80 poin (1,02%) menjadi 8.170. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas sektor saham di Asia.
Penopang utama kenaikan indeks datang dari saham sektor property menguat 2,61%, sektor keuangan menguat 1%, sektor material dasar 1,35%. Penguatan juga disumbangkan saham sektor infrastruktur, konsumer primer, kesehatan, hingga transportasi.
Baca Juga
Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Connectivity Senilai Rp 35,7 Triliun
Di tengah berlanjutnya rebound, sejumlah saham ini cetak kenaikan pesat, seperti KONI naik 24,75% menjadi Rp 3.780, PGLI menguat 24,60% menjadi Rp 466, RISE naik 19,67% menjadi Rp 7.300, BESS naik 21,27% menjadi 1.625, dan saham INDX melesat 11,39% menjadi Rp 176.
Kenaikan juga didukung penguatan saham big bank, seperti BBCA melesat 4,44%, BBRI naik 2,72%, BMRI naik 1,63%, dan BBNI 1,49%. Kenaikan juga datang dari saham BBTN dan BRIS masing-masing lebih dari 1%.
Kemarin, IHSG ditutup sebanyak 173 poin (2,19%) ke level 8.088 ditopang kenaikan saham big bank. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 533,31 miliar dengan penyumbang terbesar BBCA Rp 894,09 miliar, DEWA senilai Rp 92,22 miliar, dan ASII mencapai Rp 72,58 miliar.
Baca Juga
TINS Siap Lepas Landas Didukung Reformasi Tambang dan Harga Global, Begini Target Sahamnya
Secara sectoral, saham sektor keuangan melesat 3,38%, disusul sektor transportasi 3,10%, sektor industry 2,45%, sektor energi 2,76%, sektor konsumer primer 1,94%, sektor property 1,67%, dan sektor konsumer non primer 0,94%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar dan kesehatan.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut torehkan kenaikan harga mengesankan, yaitu saham GTSI menguat 34,95% menjadi Rp 139, WAPO naik 34,48% menjadi Rp 234, SSTM melesat 24,82% menjadi Rp 352, BLUE naik 24,71% menjadi Rp 1.640, PGLI naik 24,67% menjadi Rp 374, dan BESS melesat 24,65% menjadi Rp 1.340.

