Tjokro Group Tuntaskan Akuisisi 45,45% Saham Geoprima (GPSO)
JAKARTA, investortrust.id — PT PIMSF Pulogadung (bagian dari Tjokro Group) kembali menambah 19,96% saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO). Aksi ini menjadikan total saham GPSO yang dikuasai PIMSF bertambah dari sebelumnya 25,49% menjadi 45,45%.
Manajemen GPSO dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/10/2025), PIMSF membeli sebanyak 19,96% atau 303 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 75, sehingga nilainya mencapai Rp 9,97 miliar. Nilai transaksi tersebut jauh di bawah harga pasar saham GPSO senilai Rp 935 per saham pada penutupan perdagangan hari ini.
“Pembelian tersebut bagian dari investasi sebagai bagian dari pembelian saham pendiri,” tulis pengumuman resmi tersebut.
Baca Juga
Pengendali Lepas Saham, Geoprima Solusi (GPSO) Resmi Diakuisisi Tjokro Group?
Sebelumnya, pemegang saham pendiri Geoprima Solusi, Karnadi Margaka, telah terlebih dahulu melepas sebagian kepemilikan sahamnya atau setara dengan 25,49% dengan harga pelaksanaan Rp 59 per saham. Saham tersebut dilepas pada 14 Oktober 2025, sehingga total dana yang diraup Karnadi mencapai Rp 10,03 miliar.
Sebelum transaksi, Karnadi tercatat sebagai pemegang 350 juta saham atau setara 52,49% dari total saham GPSO. Setelah penjualan, kepemilikannya berkurang menjadi 180 juta saham atau 27% dari total saham beredar. Transaksi ini dikategorikan sebagai divestasi saham dan merupakan bagian dari penjualan saham pendiri perusahaan.
Sebelumnya, PT PIMSF Pulogadung (bagian dari Tjokro Group) berencana mengakuisisi saham Geoprima Solusi (GPSO) sekitar 45,45% dari total modal yang disetor. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mendukung investasi serta ekspansi bisnis GPSO dan afiliasinya.
Baca Juga
Asing Berbalik Net Buy Rp 533,31 Miliar, Asing Berbalik Borong Saham BBCA
Dalam keterangannya, PIMSF Pulogadung akan membeli saham GPSO dari pendiri Karnadi Margaka atau pihak yang memegang saham pengendali GPSO dan akan dialihkan kepada PIMSF Pulogadung sebagai calon pembeli sekaligus calon pengendali baru. “Setelah penyelesaian transaksi pengambilalihan, calon pembeli akan menjadi pengendali baru GPSO,” tulis Direktur Utama PT PIMSF Pulogadung, Adi Sulaiman, dalam keterangan resminya.
Proses penyelesaian rencana pengambilalihan dilakukan secara langsung antara calon pembeli dan calon penjual. Kedua pihak saat ini tengah mempersiapkan perjanjian jual beli saham yang diperkirakan akan ditandatangani dalam waktu dekat. PIMSF Pulogadung bergerak di bidang jasa mekanikal, sipil, dan fabrikasi, dengan kantor berlokasi di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

