Prodia (PRDA) Perluas Layanan Diagnostik ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) terus memperkuat posisi sebagai laboratorium klinik rujukan regional dengan memperluas jejaring layanan diagnostik ke luar negeri. Melalui kerja sama strategis dengan mitra di Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste, Prodia resmi meluncurkan mekanisme rujukan lintas negara yang terintegrasi.
Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty menjelaskan bahwa kolaborasi internasional ini menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan diagnostik unggulan Indonesia di kancah global. “Prodia menargetkan posisi sebagai South East Asia (SEA) Referral Laboratory. Kolaborasi dengan sejumlah negara Asia menjadi pijakan awal menuju posisi tersebut,” ungkap Dewi, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga
Bekasi Jadi 'Sunrise Property', Lippo Cikarang Catat Lonjakan Penjualan 224%
Sebagai tahap awal, kerja sama dijalankan melalui skema pengelolaan rujukan sampel laboratorium dari mitra luar negeri yang dikirimkan ke Prodia National Referral Laboratory (PNRL) di Indonesia. Laboratorium ini telah memperoleh akreditasi internasional, termasuk dari College of American Pathologist (CAP), yang memastikan mutu pemeriksaan setara dengan standar global.
Lebih dari sekadar rujukan sampel, kerja sama ini juga membuka akses rujukan pasien bagi mereka yang menjalani medical tourism ke luar negeri. Pasien dapat melanjutkan pemeriksaan laboratorium di fasilitas Prodia di Indonesia, memastikan continuity of care yang terjaga secara konsisten.
Sementara itu, Direktur Business & Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, menambahkan bahwa langkah ini menjadi bukti kapasitas Prodia dalam menghadirkan solusi diagnostik presisi berstandar internasional. “Ekspansi ini membuka peluang strategis untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat daya saing layanan kesehatan Indonesia di tingkat regional,” jelasnya.
Baca Juga
Komisaris Sreeya Sewu (SIPD) Resmi ‘Turun Gunung’, Eddy Tamboto Jadi Direktur Utama Baru
Melalui ekspansi regional ini, Prodia menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi global, sejalan dengan misi mendukung kemandirian industri kesehatan nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional.
“Prodia bukan hanya penyedia layanan kesehatan, tetapi juga motor penggerak nilai tambah bagi bangsa di kancah global,” tutup Dewi.

