BEI Suspensi 7 Saham Hari Ini, Ada DADA dan RMKE
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan sejumlah saham mulai sesi I, Kamis (9/10/2025). Total tujuh emiten yang terkena suspensi, mencakup berbagai sektor mulai dari properti, energi, hingga industri gas, setelah terjadi lompatan harga dalam sebulan terakhir.
Tujuh saham tersebut terdiri atas saham PT Diamond Citra Properti Tbk (DADA), PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA), PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA), PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) dan Waran Seri II TRIN-W2, serta PT RMK Energy Tbk (RMKE).
Baca Juga
Investor Asal Jepang Ini Borong 5,63% Saham Bank Amar (AMAR)
Sebagaimana diketahui tujuh saham tersebut telah catatkan lompatan harga mengesankan dalam sebulan terakhir. Data Tradingview menyebutkan bahwa saham DADA melambung lebih dari 323% menjadi Rp dalam sebulan terakhir. Saham ESTA menguat lebih dari 198%, saham RMKE menguat 167%, saham ASHA lebih dari 145%, saham TRIN naik lebih dari 114%, saham UFOE naik lebih dari 102%, dan saham NTBK menguat lebih dari 74%.
Sebaliknya, BEI membuka kembali perdagangan lima saham mulai sesi I, Kamis (9/10/2025). Saham-saham tersebut adalah PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY).
Baca Juga
Emtek (EMTK) Lagi-lagi Borong 256,98 Juta Saham SCMA, Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar
Secara bersamaan, BEI mengeluarkan dua saham dari papan pemantauan khusus (PPK) mulai pagi ini, yaitu saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) dan PT Krida Jaringan Nusangatara Tbk (KJEN). Kedua saham ini sempat menghuni PPK BEI akibat terkena suspense perdagangan saham lebih dari dua hari bursa.
Sebagaimana saham CLAY sebelumnya telah melesat lebih dari 132% dalam sebulan terakhir. VKTR melesat lebih dari 119% dan SRAJ menguat lebih dari 30% dalam sebulan terakhir. Saham FOLK juga menguat lebih dari 96% menjadi Rp 155 dan MLPL naik lebih dari 79% menjadi Rp 246 dalam sebulan terakhir.
Grafik Saham

