BEI Suspensi 4 Saham Hari Ini , Ada ASLI dan KOKA
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) terhadap perdagangan empat saham mulai sesi I, Rabu, 8Oktober 2025. Suspensi dipicu atas kenaikan signifikan harga empat saham tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
Empat emiten yang terkena suspensi adalah PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA). Sedangkan suspense saham ASLI dan KOKA merupakan yang kedua dalam sepekan terakhir.
Baca Juga
Begini Prospek Saham PANI dan CBDK di Tengah Potensi Pertumbuhan Laba Eksplosif
Berdasarkan data BEI, saham ASLI telah melesat sebanyak 340% menjadi Rp 220 dan saham KOKA melambung sebanyak 310% menjadi Rp 410 dalam sebulan terakhir. Begitu juga dengan saham MLPL telah menguat lebih dari 121% menjadi Rp 246 dan FOLK naik lebih dari 98% menjadi Rp 155 dalam sebulan terakhir.
Sebaliknya, BEI membuka kembali atau unsuspensi perdagangan empat saham yang sebelumnya dihentikan sementara atau suspensi. Keputusan ini mulai berlaku mulai sesi I perdagangan saham Rabu, 8Oktober 2025. Satu saham dibuka langsung masuk papan pemantauan khusus (PPK).
Empat emiten yang kembali diperdagangkan yakni PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS), PT RMK Energy Tbk (RMKE), dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) yang masuk dalam PPK dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
Baca Juga
BNB Mantap Pecahkan Rekor Baru, Bitcoin dan Ethereum Kompak 'Nyungsep'
Sebelumnya empat saham tersebut dihentikan sementara ataun suspense kemarin dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data BEI, saham LPPS melesat lebih dari 140% menjadi Rp 204 dalam sebulan terakhir. Begitu juga dengan saham RMKE naik lebih dari 143% menjadi Rp 2.310, saham AGII melambung lebih dari 89% menjadi Rp 1.560, dan saham SMLE naik lebih dari 113% menjadi Rp 322 dalam sebulan terakhir.
Secara bersamaan, BEI mengeluarkan tiga saham secara resmi keluar dari PPK dan berpindah ke papan pengembangan. Perubahan ini mulai berlaku hari ini, empat saham tersebut terdiri atas saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI).
Grafik Saham

