IHSG Berpeluang Uji Resistance 8.156 Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin KRAS Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/10/2025), diprediksi bergerak menguji resistance 8.156. Tiga saham pilihan awal pekan ini adalah PANI, BBYB, dan KRAS.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpeluang untuk kembali menguji level resistance pada 8.156. Di minggu ini, investor akan mencermati rilis data penting domestic, seperti Cadangan devisa negara, indeks keyakinan konsumen, dan juga retail sales Indonesia.
Baca Juga
Presiden Bakal Lantik Komite Reformasi Kepolisian Pekan Depan
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia akhir pekan lalu, seperti indeks utama AS Dow Jones cetak lomptan 0,51%. Begitu juga dengan indeks S&P500 naik 0,006% dan Ssebaliknya Nasdaq melemah 0,28%. Bursa saham Eropa juga ditutup cenderung naik.
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 15.200-16.625, BBYB dengan target harga Rp 430-460, dan KRAS dengan target harga Rp 382-422. Sebaliknya saham HOKI direkomendasikan jual.
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil catatkan kenaikan sebanyak 18,96 poin (0,23%) menjadi 8.118,30. Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) bursa menjadi Rp 15.079 triliun dengan rata-rata nilai transaksi harian Rp 25,02 triliun.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Pekan Depan, Investor Disarankan Cermati Deretan Saham Ini
Di tengah penguatan tersebut, saham ASLI mencatatkan kenaikan paling tinggi dengan lonjakan 226% dari Rp 50 menjadi Rp163 per saham. Selain ASLI, saham KOKA mencatatkan penguatan besar sebesar 113,04% ke level Rp 392 dari Rp 184 pada pekan sebelumnya. Disusul ESTA dengan penguatan 110,39% menjadi Rp 162 dari Rp 77 per saham. Saham BEEF menguat 101,98% menjadi Rp 715 per saham, serta UANG melesat 98,16% ke level Rp 5.925.
Penyumbang utama kenaikan indeks pekan lalu datang dari sejumlah saham, yaitu saham BRMS dengan kenaikan 32,87%, saham BREN naik 5,82%, saham BRPT naik 4,34%, saham MLPT menguat 14,04%, saham FILM naik 26,03%, saham PANI menguat 13,66%, dan saham EMTK naik 14,07%.
Sedangkan sektor utama penopang penguatan indeks datang dari kenaikan pesat saham sektor material dasar 5,88%, sektor konsumer primer 4,89%, sektor teknologi 4,97%, sektor property 3,76%, sektor energi 2,74%, dan sektor infrastruktur 0,41%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan keuangan.

