Top 10 Saham Kuasai 45,83% Market Cap BEI, Emiten Prajogo Pangestu Jadi Penyumbang Terbesar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id –Sejumlah saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar (market cap) jumbo hingga akhir perdagangan Jumat (26/9/2025). PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menduduki posisi puncak dengan market cap mencapai Rp 1.207 triliun atau setara 8,11% dari total kapitalisasi pasar.
Data BEI mengungkap total top 10 market cap ini mencapai Rp 6.824 triliun, dengan kontribusi kumulatif sebesar 45,83% terhadap total market cap BEI hingga akhir pekan ini mencapai Rp 14.888 triliun dari 957 emiten. Sedangkan konglomerasi penyumbang terbesar adalah Prajogo Pangestu melalui tiga sahamnya BREN, TPIA, dan BRPT yang masuk daftar top 10 market cap.
Baca Juga
Sentuh Level Tertinggi dalam 22 Bulan, Saham ASII bakal Lanjutkan Penguatan?
Di posisi kedua, saham perbankan raksasa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan kapitalisasi Rp 931 triliun (6,25%). Sementara itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyusul dengan Rp 854 triliun (5,73%). Emiten teknologi data center, PT DCI Indonesia Tbk (DCII), juga masuk jajaran atas dengan kapitalisasi Rp 692 triliun (4,65%), diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan Rp662 triliun ( 4,45%).
Selain itu, saham batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat kapitalisasi Rp 610 triliun ( 4,10%), sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menempel ketat di angka Rp 606 triliun (4,07%). Tidak ketinggalan, saham tembaga PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencapai Rp 508 triliun (3,41%), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 408 triliun (2,74%). Menutup daftar 10 besar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membukukan market cap Rp 346 triliun (2,32%).
Baca Juga
Top Gainers Sepekan: Saham RISE dan PGUN Melonjak Tajam, Sentuh Kenaikan di Atas 100%
Terkait indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI sepanjang pekan lalu berhasil catatkan kenaikan sebanyak 0,60% menjadi 8.099 dengan rata-rata transaksi harian lebih dari Rp 28 triliun sepanjang pekan ini. Penguatan tersebut membuat kapitalisasi pasar (market cap) bursa bertambah sebanyak Rp 255 triliun menjadi Rp 14.888 triliun. Kenaikan market cap juga ditopang listing perdana saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
IHSG sepanjang pekan ini juga berhasil mencetak level penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) dalam dua hari beruntun. ATH pertama terjadi pada 23 September dengan rekor 8.125 dan ATH selanjutnya 24 September level 8.126. Namun pada perdagangan 25 September, IHSG berbalik anjlok dan kembali rebound kemarin.

