IHSG Dibuka Melemah ke Bawah 8.000, Sebaliknya Tiga Saham Dipimpin FISH Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/9/2025), dibuka melemah sebanyak 12,23 poin (0,15%) menjadi 7.996 atau tinggalkan level 8.000 yang telah diraih dalam dua hari terakhir.
Penurunan pembukaan pasar tersebut dipicu atas pelemahan saham sektor keuangan, sektor property, dan sektor material dasar. Sebaliknya sektor lain, seperti industry, energi, konsumer primer, infrastruktur, dan kesehatan dibuka naik.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada BREN dan TOBA
Meski dibuka melemah saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) langsung dibuka auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 24,81% menjadi Rp 1.610. Ara juga melanda sahamPT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) naik 34,92% menjadi Rp 170 dan saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) melesat 25% menjadi Rp 545.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 16,75 poin (0,21%) menjadi 8.008 diikuti dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 358,31 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 839,03 miliar, BMRI Rp 248,67 miliar, dan BBNI Rp 118,92 miliar. Sebaliknya net buy terbanyak melanda BBRI Rp 812,22 miliar.
Baca Juga
Didukung Sejumlah Faktor Ini, Kinerja Keuangan dan Harga Saham Timah (TINS) Bisa Melonjak
Penurunan indeks kemarin adalah kejatuhan saham sektor keuangan 0,84%, sektor property 0,66%, sektor konsumer non primer 0,53%, dan sektor infrastruktur 0,35%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 4,26%, sektor konsumer primer 0,70%, energi 0,77%, dan sektor material dasar 0,59%.
Meski IHSG dilanda penurunan sejumlah saham ini cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham GTRA naik 34,51% menjadi Rp 191, saham CLAY naik 24,62% menjadi Rp 2.480, GPSO naik 24,62% menjadi Rp 486, dan TALF naik 24,57% menjadi Rp 436. ARA juga melanda saham BUVA sebanyak 24,86% menjadi Rp 452, FISH naik 24,64% menjadi Rp 1.290, DWGL naik 24,62% menjadi Rp 486, MLPT naik 20% menjadi Rp 157.225.

