Restrukturisasi Utang Tuntas, Saham Ancora (OKAS) Bisa Menuju Rp 450?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Ancora Resources Indonesia Tbk (OKAS) disebut berpeluang menguat menuju Rp 450, seiring tuntasnya restrukturisasi sebagian utang dengan melepas aset. Aksi ini disebut bisa menekan beban keuangan, sehingga tingkat pertumbuhan laba bisa lebih pesat.
Ancora Indonesia (OKAS) dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin menyebutkan bahwa perseroan telah mengalihkan seluruh saham Indotan Lombok Pte Ltd kepada Oliva Vera Dome Holding Ltd. Pelepasan ini bagian dari pelaksanaan konversi utang menjadi aset sesuai perjanjian restrukturisasi.
Baca Juga
BEI Unsuspensi 4 Saham Ini, PGJO dan DEFI Masuk Pemantauan Khusus
Direktur Utama Ancora Indonesia Ratno Paskalis Hendrawan mengatakan, pelepasan aset tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari seluruh kreditur pada 15 September 2025, seperti PT Bank Panin Tbk dan Island Spice Investment Limited. Total utang yang direstrukturisasi tersebut setara dengan US$ 19,33 juta.
Manajemen OKAS menyebutkan bahwa transaksi tersebut akan berdampak positif melalui percepatan penyelesaian kewajiban utang, mendukung implementasi strategi keberlanjutnya, serta penguatan focus pada pengembangan organic bidang penunjang sektor pertambangan dan energi. Selain itu, Indotan Lombok belum berkontribusi terhadap pendapatan perseroan.
Baca Juga
Wall Street Melemah Dipicu ‘Profit taking’, Investor Tunggu Keputusan The Fed
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa restrukturisasi ini menjadi awal yang baik terhadap pertumbuhan kinerja perseroan ke depan, sehingga bisa berdampak positif terhadap sahamnya. Selain itu, secara teknikal saham OKAS menunjukkan peluang penguatan.
Dari sisi kinerja keuangan, OKAS mencatatkan laba periode berjalan senilai US$ 5,86 juta hingga semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 11,58 juta. Penjualan bersih perseroan juga turun dari US$ 89,13 juta menjadi US$ 76,08 juta.

