IHSG Uji Level 8.000, Tiga Saham Dipimpin SGER Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/9/2025), berpleuang kembali menguji resistance 8.000. Sedangkan tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli adalah MEDC, ANTM, SGER.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, indeks berpeluang kembali menguji resistance psikologis 8.000. Pergerakan dipengaruhi aksi tunggu investor terhadap keputusan suku bunga BI yang diproyeksi tetap di 5% hari ini serta potensi penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 bps untuk pertama kalinya di 2025.
Baca Juga
Wall Street Melemah Dipicu ‘Profit taking’, Investor Tunggu Keputusan The Fed
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penurunan tipis indeks saham Wall Street semalam. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah. Sedangkan harga komoditas cenderung mengalami penurunan.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MEDC dengan target harga Rp 1.340-1.450, ANTM dengan target harga Rp 3,710-3.930, dan SGER dengan target harga Rp 360-376. Sebaliknya saham SSIA direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan penguatan 20,58 poin (0,26%) menjadi 7.957 dengan investor asing berbalik merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 374,55 miliar. Net sell didominasi saham BMRI Rp 147,61 miliar, BBCA Rp 122,66 miliar, dan BUMI Rp 81,43 miliar.
Baca Juga
Emas Tembus Rekor Baru di Atas $3.700, Sentimen Fed Jadi Pemicu Utama
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumern non primer, industry energi, material dasar, teknologi, transportasi, konsumer primer, dan kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur, property, dan keuangan.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham ini cetak ARA, yaitu INDX naik 34,92% menjadi Rp 170, SMLE naik 34,91% menjadi Rp 228, dan PICO naik 34,52% menjadi Rp 226. ARA juga melanda saham DWGL sebanyak 24,67% menjadi Rp 374 dan ITIC sebanyak 24,59% menjadi Rp 304. Meski tak ARA, saham ini cetak kenaikan pesat WIIIM sebanyak 24,10% menjadi Rp 1.030 dan BLUE naik 24,28% menjadi Rp 430

