Elnusa (ELSA) Optimistis Serap Sisa Capex Rp 360 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Elnusa Tbk (ELSA) optimistis mampu menyerap sisa capital expenditure (capex) sebesar Rp 360 miliar pada semester II-2025. Pasalnya, perseroan baru bisa merealisasikan 39% anggaran belanja modal tahun ini atau sekitar Rp 234 miliar pada semester I-2025.
Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo pun mengakui, capaian capex perusahaan pada semester pertama masih belum memuaskan atau rendah. Menurutnya, hal ini dipengaruhi konsep kehati-hatian atau prudential yang dianut manajemen dalam membelanjakan investasi, dengan melihat kebutuhan internal serta tren permintaan industri.
Arief mengatakan, perusahaan terus menganalisis arah pasar ke depan untuk disesuaikan dengan fokus kegiatan yang akan dibiayai.
“Melihat proyeksi sampai akhir 2025, realisasi capex dari perseroan diharapkan masih sesuai target. Karena beberapa kegiatan yang akan kami kerjakan untuk mengejar dari pencapaian target dari investasi,” ujar dia pada Pubex Live 2025, Kamis (11/9/2025).
Sebagai contoh, anak usaha Pertamina Hulu Energi itu berencana mempercepat pengadaan coiled tubing unit (CTU) dan Cementing Unit. Demikian juga dengan pembangunan general warehouse di PT Sigma Cipta Utama, serta mempercepat pembangunan Terminal LPG (TLPG) di Kolaka.
“Kemudian, ada beberapa parts kami yang perlu melakukan docking untuk meningkatkan reliability dari vessel kami atau kapal kami sehingga perlu dilakukan docking di tiga kapal kami,” sambung Arief.
Di sisi lain, perseroan punya kebutuhan membeli mobil tangki untuk meningkatkan performa keandalan distribusi energi.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Peduli, dari Evakuasi Kebakaran hingga Bikin 75 Anak Tersenyum
Sementara, sepanjang Januari-Juni 2025, Elnusa telah menggelontorkan capex untuk layanan hulu minyak dan gas (migas) terpadu, meliputi U-Sit, lab cementing, software promax, e-cutter, dan GPS geodetic.
Pada lini layanan distribusi dan logistik energi, perusahaan memenuhi pengadaan kendaraan tangki bahan bakar Antam. Selanjutnya pada layanan pendukung migas, Elnusa membelanjakan hopper barge, docking intermediate survey ELSA#03, ELSA#04,ELSA#08.
“Juga investasi untuk pengadaan anchor handling tap supply yang tentunya ini menjadi ruang lingkup di dalam pengembangan di marine,” imbuh Arief.
Manajemen pun menyimpulkan, serapan capex Elnusa semester I-2025 belum mencapai target karena ada beberapa proyek yang mundur, seperti pembangunan TLPG di Kolaka dan pembangunan warehouse, serta pengadaan coiled tubing unit.
Arief berharap, sejumlah rencana penggunaan capex yang tertunda, bisa dipercepat dan terealisasi pada semester kedua.
“Harapannya target investasi di 2025 dapat kami capai. Dengan tercapainya investasi ini, tahun 2026 kami bisa melakukan agresivitas di dalam kegiatan-kegiatan pekerjaan, baik itu di upstream maupun di downstream,” pungkas Arief.
Baca Juga
Saham Elnusa (ELSA) 5 Tahun Konsisten Naik, Investor 'Cuan' Besar

