Bangun Kosambi (CBDK) Tetap Optimistis Marketing Sales Rp 2 Triliun di 2025, Ini Alasannya!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) optimistis capai target pra-penjualan atau marketing sales hingga Rp 2 triliun di akhir tahun 2025. Sedangkan semester I-2025, CBDK mencatatkan pra-penjualan sebesar Rp 294 miliar atau setara 15% dari target.
Direktur Bangun Kosambi (CBDK), Yohanes Edmond Budiman, mengatakan, perseroan akan melihat capaian pra-penjualan hingga sembilan bulan yang akan diumumkan pada Oktober 2025. "Manajemen masih berusaha untuk mencapai target yang telah ditetapkan senilai Rp 2 triliun tahun ini," kata Yohanes dalam Public Expose Live 2025 yang digelar secara virtual, Kamis (11/9/2025).
Baca Juga
Gelontorkan Dana Rp 16,12 Triliun, PIK2 (PANI) bakal Tambah Saham CBDK Jadi 90%
Dia mengatakan, emiten properti milik pengusaha Sugianto Kusuma alias Aguan dengan Salim Group ini tetap percaya diri untuk mencapai target tahunan tersebut. Bukan tanpa alasan, ia mengungkap sejumlah pertimbangan yang meyakini perseroan dalam mencapai target pra-penjualan hingga Rp 2 triliun pada akhir 2025.
Pertimbangan pertama, ia menyebutkan rencana pemerintah yang akan menggenjot belanja APBN di semester kedua tahun 2025 ini. Dikabarkan pemerintah bakal membelanjakan APBN hingga Rp 2.100 triliun. Yohanes berharap, stimulus ini bisa turut meningkatkan daya beli masyarakat, termasuk menyasar sektor properti.
Pertimbangan lain, ia menyoroti, adanya tren penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang setidaknya sudah dipangkas dua kali menjadi 5%. Dengan adanya penurunan suku bunga BI ini, CBDK berharap bakal berimbas terhadap tren poisitif pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami berharap bisa menjadi faktor pendorong minat investasi dan pembelian masyarakat terhadap properti hingga akhir tahun 2025," jelas dia.
Baca Juga
Tambah 44,10% Saham CBDK, PIK2 (PANI) akan Rights Issue dengan Potensi Dana Rp 19,24 Triliun
Sementara itu, Direktur Bangun Kosambi (CBDK) Linda Kusumo mengungkap, perseroan fokus untuk mengembangkan sejumlah proyek yang tengah berjalan di wilayah CBD PIK2. Proyek yang didanai dari hasil initial public offering (IPO) sebesar Rp 2,3 triliun dalam bentuk penyertaan kepada PT Industri Pameran Nusantara (IPN). PT IPN adalah pengelola gedung Nusantara International Convention and Exhibition (NICE). “Pada Maret 2025, kami sudah kerjasama dengan Hilton untuk mendevelop hotel bintang lima,” sebut Linda.
Tahun ini, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) memasarkan beragam produk di segmen komersial maupun residensial. Di segmen produk komersial, CBDK memasarkan SOHO The Bund, Bizpark PIK2, Rukan Little Siam, Rukan Petak 9, Ruko Pasadena Walk, hingga Rukan Pasar. Segmen residensial, CBDK menawarkan Permata Hijau Residence dan Rumah Milenial yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan hunian dan gaya hidup modern. Peluncuran terbaru Rukan Pasar Milenial di PIK2 pada Juli 2025 juga memperlihatkan strategi CBDK dalam menghadirkan produk inovatif yang mendukung ekosistem usaha lokal dan memperkuat peran kawasan sebagai pusat komunitas yang hidup.

