Gelontorkan Dana Rp 16,12 Triliun, PIK2 (PANI) bakal Tambah Saham CBDK Jadi 90%
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 berencana mengakuisi sebanyak 44,10% saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) senilai Rp 16,12 triliun. Akuisisi ini akan didanai dari penerbitan saham baru (rights issue) PANI bernilai jumbo.
Manajemen PANI dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin, menyebutkan bahwa PANI akan membeli sebanyak 22,05% saham CBDK dari PT Agung Sedayu dan sebanyak 22,05% saham CBDK dari PT Tunas Mekar Jaya. Akuisisi tersebut berpotensi menjadikan total saham CBDK yang dikuasai PANI bertambah dari semula 45,9% menjadi 90% saham.
Baca Juga
Tambah 44,10% Saham CBDK, PIK2 (PANI) akan Rights Issue dengan Potensi Dana Rp 19,24 Triliun
PANI juga telah mengumumkan rencana pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III atau rights issue sebanyak 1,21 miliar saham. Aksi tersebut akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa.
Jika mengacu harga penutupan saham PANI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/9/2025), level Rp 15.875, nilai rights issue saham tersebut bisa mencapai Rp 19,24 triliun. Sedangkan jumlah saham rights issue tersebut setara dengan 7,17% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh PANI.
Manajemen PANI dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/9/2025), menyebutkan bahwa penggalangan dana dari rights issue tersebut akan digunakan untuk penambahan saham pada entitas anak perseroan, yaitu CBDK. Sisanya digunakan untuk melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak PANI yang lain, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak Perseroan.
Baca Juga
Erajaya (ERAA) Genjot Profitabilitas melalui Diversifikasi, Bagaimana Dampak ke Sahamnya?
PANI, emiten yang dikendalikan kongsi Aguan dan Salim Group, sebelumnya telah merampungkan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 20,90 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 14.350. Total dana yang diraup mencapai Rp 300 miliar.
Manajemen dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa dana private placement ini bertujuan untuk merealisasikan rencana bisnis melalui penguatan struktur permodalan dan menunjang kelangsungan kegiatan usaha entitas anak, yakni PT Cahaya Inti Sentosa, PT Panorama Eka Tunggal, dan PT Karunia Utama Selaras, entitas anak yang dimiliki sebesar 99% ke atas.
Private placement ini telah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar pada 26 Juni 2024. Perusahaan properti besutan Agung Sedayu Group dan Salim Group, PIK2 (PANI) sebelumnya telah meraih restu untuk private placement sebanyak 10% saham atau setara dengan 1,56 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
Grafik Saham PANI dan CBDK

