IHSG Dibuka Sempat Anjlok 3,6% ke 7.547, Sebaliknya Saham TMPO dan PGUN Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025), dibuka anjlok lebih dari 283 poin (3,6%) ke level 7.547. Hingga pkukul 09.05 WIB, penurunan indeks mencapai 215 poin (2,77%) menjadi 7.617. Rentang pergerakan 7.547-7.830.
Pelemahan indeks dipicu kejatuhan seluruh sektor saham seperti sektor konsumer primer, sektor transportasi, sektor infrastruktur, dan sektor teknologi dengan penurunan lebih dari 3%. Sisanya turun lebih dari 2% yang melanda saham sektor keuangan, properti, teknologi, dan infrastruktur.
Baca Juga
Penurunan juga dipicu kejatuhan saham big cap, seperti DCII, DSSA, BYAN, RATU, GEMS, CBDK, UNTR, TPIA, dan BREN. Penurunan juga melanda saham big cap lainnya, seperti PANI.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham justru berhasil catatkan penguatan mengesankan pagi ini. Di antaranya, saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) melesat 25,93% menjadi Rp 204 hingga pukul 09.18 WIB. Saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 24,68% menjadi Rp 3.850 dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik 21,36% menjadi Rp 4.840.
Baca Juga
Sebelumnya, BEI memastikan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) akan tetap beroperasi secara normal pada Senin (1/9/2025). Meski sejumlah pihak meminta penghentian sementara perdagangan saham dipicu kekhawatiran penurunan signifikan IHSG di tengah situasi sosial-politik yang memanas dalam tiga hari terakhir.
“Dapat kami beritahukan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 1 September 2025, akan beroperasi secara normal. BEI senantiasa berkomitmen untuk menjaga aktivitas pasar modal Indonesia tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien,” ujar Corsec BEI Kautsar Primadi Nurahmad di Jakarta, Minggu (31/8/2025).

