IHSG Ditutup Akhirnya Anjlok 1,21%, Sebaliknya 6 Saham ARA Dipimpin TMPO
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025), ditutup melemah sebanyak 94,42 poin (1,21%) menjadi 7.736,07 dengan nilai transaksi Rp 20,44 triliun. Penutupan tunjukkan perbaikan dibandingkan awal transaksi yang sempat melemah lebih dari 270 poin (3,6%) ke 7.547.
Penurunan terbesar melanda saham sektor teknologi 2,16%, sektor transportasi 2,19%, sektor infrastruktur 1,98%, sektor konsumer primer 1,34%, sektor energi 1,32%, sektor keuangan 1,62%, dan sektor konsumer non primer 0,63%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri 1,58% dan sektor kesehatan 0,64%.
Baca Juga
Meski IHSG anjlok, enam saham ini mencatatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik 34,57% menjadi Rp 218, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik 34,38% menjadi Rp 86, dan PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) melesat 34,07% menjadi Rp 122.
ARA juga melanda saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 25% menjadi Rp 3.850, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,87% menjadi Rp 4.720, dan PT Shield On Service Tbk (SOSS) naik 24,43% menjadi Rp 815. Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam hari ini, yaitu saham GPSO turun 14,86% menjadi Rp 252, VOKS melemah 12,10% menjadi Rp 276, BSBK turun 12,05% menjadi Rp 73, TALF melemah 11,63% menjadi Rp 380, UANG turun 9,92% menjadi Rp 590, dan AREA turun 9,91% menjadi Rp 500.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah sebanyak 121,6 poin (1,53%) menjadi 7.830. Rentang pergerakan 7.765-7.952 dengan nilai transaksi Rp 20,46 triliun. Pelemahan menipis, dibandingkan akhir sesi I dengan penurunan 180,81 poin (2,27%) menjadi 7.771,28.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 3,06%, sektor teknologi turun 2,25%, sektor infrastruktur 2,27%, sektor properti 2,16%, sektor keuangan 1,45%, sektor material dasar 1,58%, dan sektor energi 1,42%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industri 0,74%.
Baca Juga
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan sampai auto reject atas (ARA), seperti saham PIPA naik 34,21% menjadi Rp 153, BMAS naik 25% menjadi Rp 825, VOKS naik 24,60% menjadi Rp 314, PGUN naik 24,70% menjadi Rp 3.080, dan KONI naik 24,62% menjadi Rp 2.430.
Lompatan juga melanda saham KETR naik 23,53% menjadi Rp 630, DUTI naik 22,22% menjadi Rp 4.180, GSMF menguat 16,04% menjadi Rp 123. Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda saham TIRA sebanyak 14,76% menjadi Rp 1.675, ADCP melemah 12,70% menjadi Rp 55, BSBK turun 12,63% menjadi Rp 83, WOWS naik 12,63% menjadi Rp 91, MSIN melemah 12,21% menjadi Rp 496, dan SULI melemah 11,11% menjadi Rp 96.

