Meski IHSG Sentuh ATH 8.022, Investor Asing justru Net Sell Rp 278,62 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 278,62 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/8/2025), ditutup menguat 15,91 poin (0,20%) menjadi 7.952, bahkan intraday sesi I sempat melesat sentuh level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.022.
Net sell terbanyak melanda saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 195,25 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 125,57 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 110,95 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 74,96 miliar, dan PT Barito Renewables Energy TbK (BREN) Rp 54,84 miliar.
Baca Juga
Menang Sengketa Dagang di WTO, Ekspor Biodiesel RI ke Eropa Rerata Capai US$ 319,7 Juta
Sebaliknya net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 145,53 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 97,86 miliar, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp 72,24 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 62,28 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 46,97 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini didukung penguatan saham dua big cap, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebanyak 6,57% menjadi Rp 342.900 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 2,26% menjadi Rp 97.150. Penguatan tersebut juga ditopang kenaikan saham emiten lapis dua dan tiga.
Secara sektoran, penguatan tertinggi disumbangkan saham sektor industri 2,58%,teknologi 1,86%, sektor konsumer primer 1,57%, sektor properti 0,68%, sektor energi 0,41%, sektor material dasar 0,41%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor infrastruktur setelah saham BREN jatuh 5,10% menjadi Rp 9.300.
Di tengah rekor IHSG tersebut, sejumlah saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham GZCO naik 34,53% menjadi Rp 187, ATLA melesat 34% menjadi Rp 67, BSBK menguat 33,80% menjadi Rp 95. Meski tak ARA, saham CPRO melesat 28,30% menjadi Rp 68 dan ADCP melesat 26% menjadi Rp 63.
Baca Juga
Prabowo: Tidak Ada Pemutihan Aset, Negara Kuasai 3,2 Juta Hektare Lahan
Lompatan hingga ARA juga melanda saham KONI melesat 25% menjadi Rp 1.950, TEBE naik 25% menjadi Rp 1.750, OBMD naik 25% menjadi Rp 312, PSAB naik 25% menjadi Rp 550, KMTR naik 25% menjadi Rp 360, VOKS melesat 24,75% menjadi Rp 252, PGUN naik 24,75% menjadi Rp 2.470, JARR naik 24,72% menjadi Rp 1.665, dan KETR naik 24,39% menjadi Rp 510.
Sebaliknya penurunan melanda saham VERN sebanyak 12,32% menjadi Rp 121, MPXL melemah 12,16% menjadi Rp 130, DEFI melemah 9,81% menjadi Rp 478, CSMI turun 9,55% menjadi Rp 360, ROCK melemah 9,45% menjadi Rp 575.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 30,42 poin (0,38%) menjadi 7.936 dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing bernilai Rp 212,58 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 335,97 miliar, BMRI Rp 98,86 miliar, dan ADRO Rp 72,09 miliar. Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan penguatan 10,42% menjadi Rp 9.800.
Sedangkan sektor saham penyumbang adalah sektor industri menguat 2,34%, material dasar naik 2,13%, properti 2,15%, infrastruktur 1,16%, dan transportasi 0,44%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, keuangan, serta konsumer non primer.

