IHSG Berpeluang Sentuh 8.000, Cermati Saham HRUM hingga MBMA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/8/2025), berpeluang menguji resistance 8.000 setelah ditutup menguat kemarin. Tiga saham yang layak dicermati HRUM, INTP, dan MBMA.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpeluang menguji resistance di area 8,000. Sementara pasar hari ini akan fokus pada rilis data GDP, Core PCE, dan klaim pengangguran AS sebagai acuan arah kebijakan suku bunga The Fed September mendatang.
Baca Juga
Arief Kurnia Nakhodai PGN (PGAS), Tony Hoesodo Didapuk Jadi Komut
Laju indeks juga akan dipengaruhi penguatan indeks Dow Jones sebanyak 0,32% semalam. Begitu juga dengan S&P500 dan Nasdaq menguat masing-masing 0,24% dan 0,21%.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham HRUM dengan target harga Rp 985-1.030, INTP dengan target harga Rp 7.200-7.500, dan MBMA dengan target harga Rp 464-480.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 30,42 poin (0,38%) menjadi 7.936 dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing bernilai Rp 212,58 miliar Net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA Rp 335,97 miliar, BMRI Rp 98,86 miliar, dan ADRO Rp 72,09 miliar.
Baca Juga
Patriot Bond Diluncurkan, Analis: Netral untuk IHSG, tapi Untungkan Emiten EBT Ini
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan penguatan 10,42% menjadi Rp 9.800. Sedangkan sektor saham penyumbang adalah sektor industri menguat 2,34%, material dasar naik 2,13%, properti 2,15%, infrastruktur 1,16%, dan transportasi 0,44%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, keuangan, serta konsumer non primer.
Sedandgkan saham dengan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu MITI naik 34,74% menjadi Rp 256, BSBK naik 33,96% menjadi Rp 71, HUMI naik 34,31% menjadi Rp 184. ARA juga melanda saham KETR naik 25% menjadi Rp 410, PGUN melesat 24,92% menjadi Rp 1.980, NRCA sebanyak 24,84% menjadi Rp 1.005, dan KONI menguat 24,80% menjadi Rp 1.560.

