Litta Indriya Ariesca Nakhodai Elnusa (ELSA), Wamen PANRB Didapuk Jadi Komut
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Elnusa Tbk (ELSA) pada Senin (25/8/2025) memutuskan perubahan besar dalam jajaran direksi dan dewan komisaris.
Forum pemegang saham yang dihadiri 60,93% investor itu menyepakati pergantian sejumlah pengurus sekaligus mengangkat nama baru di kursi pucuk pimpinan.
"Dalam keputusan rapat, Litta Indriya Ariesca resmi ditunjuk sebagai direktur utama menggantikan Bachtiar Soeria Atmadja," kata manajemen Elnusa dikutip dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/8/2205).
Baca Juga
Keuangan Sehat, Elnusa (ELSA) Lunasi Sukuk Rp 715 M Tanpa Utang Baru
Perubahan ini merupakan bagian dari arahan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait aspirasi perombakan pengurus cucu perusahaan dan afiliasi Pertamina Group.
"Perubahan sesuai arahan Kementerian BUMN sebagaimana mengacu pada Berita Acara Konsultasi Perwakilan Pertamina dengan Kementerian BUMN No. BA62/DSI.MBU.A/08/2025 dan No. BA-05/K00000/2025-S8 tanggal 25 Agustus 2025 tentang Aspirasi Perubahan Pengurus Cucu Perusahaan/Perusahaan Afiliasi Pertamina Group," kata manajemen Elnusa.
Selain Bachtiar, posisi direktur operasi yang sebelumnya dijabat Endro Hartanto kini diisi Andri Haribowo. Sementara jabatan direktur keuangan beralih dari Stanley Iriawan kepada Nelwin Aldriansyah.
Dari jajaran dewan komisaris, Eko Ariantoro yang sebelumnya menjabat komisaris utama digantikan oleh Purwadi Arianto yang juga menjabat wakil menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (PANRB). Nama baru lainnya yang masuk adalah Vitri Cahyaningsih Mallarangeng, istri AA Mallarengeng, yang menjabat ketua umum Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI).
Nama lain yang menjabat komisaris adalah Abdul Hakim dan Farazandi Fidinansyah.
Dalam keterangan itu, manajemen Elnusa menyatakan bahwa susunan baru direksi dan komisaris diharapkan memperkuat tata kelola, efisiensi operasional, dan arah bisnis perusahaan dalam jangka menengah.
“Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi. Kami percaya susunan baru dapat membawa semangat baru untuk mendorong kinerja yang lebih berkelanjutan,” demikian pernyataan resmi perusahaan.
Dengan keputusan tersebut, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
Direksi
Litta Indriya Ariesca sebagai direktur utama
Nelwin Aldriansyah sebagai direktur keuangan
Andri Haribowo sebagai direktur operasi
Arief Prasetyo Handoyo sebagai direktur pengembangan usaha,
Hera Handayani sebagai direktur SDM & umum.
Dewan komisaris
Purwadi Arianto sebagai komisaris utama
Vitri Cahyaningsih Mallarangeng sebagai komisaris
Abdul Hakim sebagai komisaris independen
Farazandi Fidinansyah sebagai komisaris independen.
Profil Litta Indriya Ariesca
Litta Indriya Ariesca pernah menjabat direktur pemasaran dan operasi PT Patra Jasa, anak usaha Pertamina (Persero). Sementara Purwadi Arianto saat ini masijh menjabat wakil menteri PANRB.
Litta, yang memiliki latar belakang pendidikan di Inggris dan pengalaman global, memimpin transformasi digital dan inovasi di Patra Jasa. Salah satunya melalui peluncuran produk daring dan pemantauan digital untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Baca Juga
Kesetaraan Bukan Sekadar Kata, Elnusa (ELSA) Cetak Talenta Tangguh Tanpa Batas
Pengalaman Litta tidak hanya terbatas pada level domestik. Sejak bergabung dengan Pertamina pada 2012, ia terlibat dalam pengembangan bisnis internasional, merger, akuisisi, hingga kerja sama lintas negara.
Sementara itu, Purwadi Arianto membawa perspektif berbeda. Sebagai purnawirawan komisaris jenderal polisi, ia memiliki pengalaman panjang di bidang reserse hingga menduduki posisi strategis di Polri, termasuk kapolda Lampung dan wakapolda Metro Jaya. Selepas pensiun, Purwadi beralih ke jalur birokrasi dan dipercaya sebagai wakil menteri PANRB sejak Oktober 2024.
Purwadi memiliki reputasi kuat dalam reformasi birokrasi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai sekretaris utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

