Bagikan

BEI Akhrinya Suspen Saham COIN, NINE, dan DATA, Sebaliknya HBAT Dibuka

Poin Penting

BEI suspensi tiga saham: COIN, DATA, dan NINE akibat lonjakan harga signifikan.
Saham HBAT dibuka kembali usai suspensi, naik 102% ke Rp136.
Empat saham lain (FUTR, IMPC, PYFA, KBLV) kembali diperdagangkan di papan PPK dengan mekanisme FCA.

JAKARTA, investortrust.id Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspense) perdagangan tiga saham dan satu saham dibuka kembali (unsuspensi) mulai sesi I, Selasa (26/8/2025). Sebelumnya transaksi empat saham telah terlebih dahulu diumumkan mulai diperdagangkan hari ini.

Tiga saham yang disuspensi tersebut terdiri atas saham PT Indokripto Koin Semesta (COIN), PT Remala Abadi Tbk (DATA), dan PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE). Sebaliknya saham PT Minahasa Membangun Hebat (HBAT) dihentikan sementara hari ini.

Baca Juga

BEI Unsuspensi 4 Saham, Ada FUTR hingga KBLV

Penghentian semetara dipicu atas lompatan harga tiga saham tersebut. Saham COIN telah melambung sebanyak 257% menjadi Rp 2.380. Saham yang listing perdana di BEI sejak 7 Juli ini telah terkena suspense sebanyak tiga kali. Sedangkan saham ini telah melambung dari harga IPO Rp 100 per saham menjadi Rp 2.380 per saham kurang dari dua bulan.

Begitu juga dengan saham DATA dihentikan sementara setelah terjadi lompatan harga lebih dari 111% menjadi Rp 3.790 dalam sebulan terakhir. Bahkan, saham ini berhasil torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) dalam transaksi saham tiga hari beruntun.

Pengutan tak kalah pesatnya juga dicatatkan saham NINE mencapai 235% menjadi Rp 258 dalam sebulan terakhir. Saham emiten yang dicatatkan di papan akselerasi ini konsisten catatkan pengutan pesat terhitung sejak Poh Group mengakuisisi sebanyak 70% saham.

Baca Juga

Saham Mitra Pedagang (MPIX) Disebut Menuju Rp 150

Sebaliknya transaksi saham HBAT dibuka kembali mulai sesi I hari ini. Perdagangan saham ini dihentikan sementara kemarin dipicu atas lompatan harga yang signifikan. Data BEI mengungkap kenaikan saham ini telah lebih dari 102% menjadi Rp 136 dalam sebulan terakhir.

Hari ini, BEI juga  membuka kembali (unsuspensi) perdagangan empat saham mulai sesi I, Selasa (26/8/2025). Keempat saham tersebut adalah PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), dan PT First Media Tbk (KBLV). Saham FUTR, IMPC, serta PYFA dan PYFA-W akan diperdagangankan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanis perdagangan full call auction (FCA) akibat penghentian sementara lebih dari satu hari perdagangan.

Grafik Saham

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024