Citi Indonesia Prediksi Pemangkasan The Fed dan BI Tiga Kali di 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) memperkirakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan kembali menurunkan bunga pada September 2025.
Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman, menyampaikan hal tersebut dalam Konferensi Pers Pemaparan Ekonomi & Kinerja Keuangan Citibank, N.A., Indonesia Triwulan II 2025 di The Langham Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Baca Juga
Pejabat The Fed Michelle Bowman Dorong Tiga Kali Pemangkasan Suku Bunga 2025
“Tahun ini, kami memperkirakan tiga kali penurunan The Fed. Dengan demikian, suku bunga Bank Indonesia (BI) juga diproyeksikan turun sekitar tiga kali lagi hingga akhir tahun,” ujar Helmi.
Helmi menambahkan, lebih dari 20 bank sentral dunia sudah menurunkan suku bunga, sementara hanya tiga yang masih menaikkan. Tren ini diperkirakan berlanjut dalam beberapa kuartal mendatang, seiring langkah The Fed yang segera melanjutkan pemangkasan bunga setelah sempat tertahan.
Menurut Helmi, ruang penurunan BI-Rate masih terbuka di tengah perlambatan pertumbuhan kredit. Meski Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II lebih kuat dari perkiraan, namun pertumbuhan sektoral masih belum merata dan kredit tetap menunjukkan tren menurun.
Baca Juga
LPS Sebut Dampak Penurunan BI Rate ke Bunga Kredit Butuh Waktu 3-4 Bulan
Ia menjelaskan, suku bunga riil Indonesia masih relatif tinggi jika dihitung dari BI-Rate dikurangi inflasi inti. Dengan inflasi yang terkendali berkat stabilitas harga komoditas, minyak, dan produksi pangan yang cukup tinggi, Helmi menilai ada ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut.
“Selain pertumbuhan sektoral yang belum merata dan suku bunga riil yang masih tinggi, alasan lain mengapa ruang penurunan BI-Rate masih terbuka adalah karena adanya perbaikan fundamental di pasar valas,” pungkas Helmi.

