Aset DPLK Syariah Muamalat Capai Rp 1,8 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat, dana pensiun yang didirikan oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan. Baik aset tersedia maupun dana kelolaan DPLK Syariah Muamalat pada semester pertama tahun 2025 mencapai Rp 1,8 triliun atau tumbuh 9% year on year (yoy).
Executive Director DPLK Syariah Muamalat Aznovri Kurniawan mengatakan, peningkatan asettersebut seiring dengan bertambahnya jumlah peserta, terutama peserta korporasi yang tumbuh 12%. Hingga paruh pertama 2025, peserta korporasi DPLK syariah pertama di Indonesia ini mencapai 866 perusahaan. Sementara itu, jumlah peserta individu tercatat lebih dari 124 ribu orang untuk periode yang sama.
"Insya Allah, bertambahnya jumlah peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakatdalam mempersiapkan masa pensiun yang berkah dan sejahtera dengan investasi pensiun secarasyariah di DPLK Syariah Muamalat. Terima kasih kami sampaikan atas kepercayaannya kepada DPLK Syariah Muamalat," kata Aznovri dalam siaran pers dikutip Sabtu (16/8/2025).
Baca Juga
Bank Muamalat Catat Lonjakan Pembiayaan Emas, Target Tembus Rp 500 Miliar Tahun Ini
Sejumlah indikator keuangan DPLK Syariah Muamalat juga menunjukkan peningkatan. Per Juni2025, rasio return on investment (RoI) meningkat menjadi 7,55% dari 6,64% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio return on asset (RoA) juga naik menjadi 6,20% pada Juni 2025 dari 5,30% pada Juni 2024. Adapun rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional atau BOPO turun menjadi 18,24% pada Juni 2025 dibandingkan akhir Juni 2024 yang sebesar 19,01%.
Peningkatan imbal hasil investasi yang sepenuhnya dibagikan kepada peserta menunjukkankeberhasilan salah satu strategi yang dilakukan oleh DPLK Syariah Muamalat untuk fokus kepada optimalisasi investasi. "Alhamdulillah, kami senantiasa mengoptimalkan berbagai potensi untuk mengelola dana pensiun yang amanah dan profesional," ujar Aznovri.
Baca Juga
Pembiayaan Multiguna Bank Muamalat Tumbuh Dua Digit di Semester I 2025
DPLK Syariah Muamalat menetapkan beberapa pilar strategi peningkatan bisnis yaitu pertumbuhan bisnis yang solid, optimalisasi investasi, tata kelola yang baik, peningkatan layanan, serta digitalisasi. Untuk mewujudkannya, DPLK Syariah Muamalat memaksimalkan distribusi produk melalui jaringan kantor cabang Bank Muamalat maupun menggandeng langsung mitra strategis.
Selain itu, perusahaan juga menambah instrumen investasi sesuai profil risiko dan kebutuhan peserta serta berperan aktif dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di masyarakat, baik melalui perusahaan maupun komunitas. Peningkatan kemampuan sistem dalam mengakselerasi transformasi digital juga dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta.

