IHSG Dibuka Melesat ke 7.666, Saham PPRE dan MLPT Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/8/2025), dibuka melesat 60,17 poin (0,79%) menjadi 7.666. Kenaikan ditopang lompatan harga sejumlah saham big cap.
Penguatan juga didukung lompatan hampir seluruh sektor saham dengan kenaikan tertinggi disumbangkan saham sektor industri, sektor teknologi, infrastruktur, energi, keuangan, dan konsumer primer.
Baca Juga
Laba Naik 13,8% di Semester I, Pemulihan Saham Indocement (INTP) Berlanjut?
Saham yang dibuka dengan harga langsung melesat adalah PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik 20,25% menjadi Rp 95, saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 13,37% menjadi Rp 58.500, dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melesat 9,85% menjadi Rp 730.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 72,54 poin (0,96%) menjadi 7.605 dengan nilai transaksi Rp 14,17 triliun. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 849,84 miliar terbanyak melanda saham BBCA Rp 425,11 miliar, BBRI Rp 234,57 miliar, dan FILM senilai Rp 117,25 miliar.
Baca Juga
Pasar Asia Menguat Setelah Perpanjangan Gencatan Tarif AS-China
Kenaikan tersebut ditopang penguatan dua saham big cap yang dikendalikan dua konglomereasi. Pertama, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 10,06% menjadi Rp 8.750 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat sebanyak 7,21% menjadi Rp 84.200. Sebaliknya tekanan datang dari saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah jatuh sebanyak 10%.
Di tengah lompatan indeks tersebut, empat saham cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham CHEM naik 34,62% menjadi Rp 105, PPRE naik 33,90% menjadi Rp 79, BRNA naik 24,63% menjadi Rp 835, dan MLPT naik 20% menjadi Rp 51.600.

