Tahapan Akuisisi Dimulai, Morris Capital Caplok 5,1% Saham Multi Makmur (PIPA)
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Morris Capital Indonesia (MCI) mengakuisisi sebanyak 174,67 juta atau 5,1% saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA). Pembelian tersebut bagian dari tahapan rencana pengambilalihan secara bertahap perusahaan pipa PVC ini.
Morris Capital Indonesia (MCI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang investasi dan penasihat keuangan, serta memiliki fokus pada akuisisi, merger, dan restrukturisasi bisnis di Indonesia. Direktur Morris Capital Indonesia Noprian Fadli mengatakan, negosiasi akuisisi mayoritas saham PIPA sudah memasuki tahapan uji tuntas yang akan berlangsung selama dua bulan ke depan.
Baca Juga
Multi Makmur (PIPA) Ungkap Progress Akuisisi, Laju Sahamnya makin Kencang
Morris Capital Indonesia (MCI) memborong sebanyak 174,67 juta saham PIPA dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham, sehingga total dana yang digelontorkan mencapai Rp 14.13 miliar. Pembelian tersebut diwujudkan hari ini, yaitu 8 Agustus 2025.
Sebelumnya, MCI mengungkap akan membeli sebanyak sebanyak 1,96 miliar saham PIPA dari sejumlah pengendali, yaitu Junaedi, Susyanalief, Nanang Saputra, dan Hendrik Saputra. Pengambilalihan tersebut bagian dari sinergi bisnis melalui injeksi aset para investor pembeli. Tahapan akuisisi tengah memasuki uji tuntas dengan taget penyelesaian paling lambat dua bulan.
Terkait kinerja keuangan, PIPA berhasil mencatatkan peningkatan penjualan menjadi Rp 7,11 miliar pada kuartal I-2025, dibandingkan periode sama thaun sebelumnya Rp 6,85 miliar. Kenaikan tersebut berdampak terhadap pertumbuhan laba tahun berjalan dari Rp 222,33 juta menjadi Rp 300,24 juta.
Baca Juga
Arkora Hydro (ARKO) Ungkap Kiat Pendongkrak Laba 20% di Semester I-2025
Sedangkan berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PIPA telah melesat lebih dari 525% menjadi Rp 75 sepanjang year to date (ytd). Saat ini, saham PIPA masih ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme full call auction (FCA).
Sedangkan berdasarkan data perseroan hingga April 2025, Junaedi bertindak sebagai pengendali dengan menggenggam sebanyak 29,2% saham PIPA dan affiliasi Susyanalief sebanyak 20,44% saham PIPA. Sisanya dimiliki Nanang Saputra dan Hendrik Saputra masing-masing 7,3% saham.

