Saham Bank Mandiri (BMRI) Dianggap Masih Murah, Potensi Naik Hingga 21%
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dinilai masih berada di bawah nilai wajarnya berdasarkan hasil valuasi berbasis price-to-earnings ratio (P/E) yang dikutip dari laman Investing.com per awal Agustus 2025. Berdasarkan perhitungan nilai wajar, harga saham BMRI memiliki potensi kenaikan hingga lebih dari 21% dibandingkan harga pasarnya saat ini.
Dari tabel "Supporting Calculations" dalam laman tersebut, nilai pasar saham BMRI saat ini berada di kisaran Rp4.530,00 per lembar. Jumlah saham beredar mencapai sekitar 93,33 miliar lembar, dengan kapitalisasi pasar (equity value) tercatat sebesar Rp422,8 triliun.
Bila menggunakan pendekatan valuasi relatif berdasarkan P/E ratio dari perusahaan sejenis di sektor keuangan Asia Tenggara seperti BBRI, BIDV (Vietnam), CTG (Vietnam), BBNI, dan MBB (Vietnam), didapatkan bahwa BMRI saat ini diperdagangkan pada P/E ratio 7,5 kali. Nilai ini masih lebih rendah dibandingkan rata-rata P/E historis benchmark yang mencapai 9,2 hingga 14,9 kali.
Baca Juga
Bank Mandiri Raih Penghargaan Investortrust BUMN Awards 2025
Investing.com juga menyajikan perhitungan nilai wajar saham BMRI menggunakan P/E multiple terpilih dalam skenario konservatif (low), moderat (mid), dan optimistis (high), masing-masing sebesar 8,3x, 8,7x, dan 9,1x.
Dengan asumsi laba bersih 12 bulan terakhir (LTM Net Income) sebesar Rp56,27 triliun, nilai wajar saham BMRI dihitung berada pada rentang antara Rp4.983,75 hingga Rp5.508,36 per saham. Artinya, potensi kenaikan (upside) terhadap harga pasar saat ini bisa mencapai 21,6% pada skenario paling optimistis.
Secara fundamental, BMRI juga menunjukkan kinerja yang solid. Selama lima tahun terakhir, Bank Mandiri membukukan pertumbuhan laba bersih (CAGR) sebesar 15,2%, dan bahkan mencapai 25,8% dalam tiga tahun terakhir. Marjin laba bersih juga berada dalam level tinggi, dengan rata-rata 5 tahun sebesar 38,9% dan angka terbaru untuk 12 bulan terakhir mencapai 40,9%.
Meski valuasi saat ini masih konservatif, kinerja yang konsisten dan pertumbuhan yang solid dari BMRI menjadikan saham ini menarik untuk dicermati oleh investor jangka panjang. Dengan potensi kenaikan harga yang cukup signifikan terhadap nilai wajarnya, saham Bank Mandiri layak dipertimbangkan sebagai salah satu emiten perbankan unggulan di Bursa Efek Indonesia.
Anda menginginkan sebuah ulasan fundamental yang cepat dan tepat untuk tiap emiten di Bursa Efek Indonesia, nikmati diskon dari Investing Pro dengan klik di sini.

