Bernardus Irmanto Jadi Presdir dan CEO Vale (INCO), Ini Profilnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bernardus Irmanto resmi diangkat menjadi presiden direktur (presdir) dan CEO PT Vale Indonesia Tbk (INCO), yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, hari ini.
Pria lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan Vale. Namun, saat mantan direktur utama Vale Indonesia, yakni Febriany Eddy diangkat menjadi managing director Danantara, Bernardus Irmanto ditunjuk oleh dewan komisaris menjadi pelaksana tugas presdir dan CEO Vale Indonesia per 24 April 2025.
“Dengan kepercayaan yang diberikan, saya bertekad untuk memastikan keberlanjutan praktik pertambangan terbaik (best mining practices) yang telah menjadi fondasi PT Vale,” tulis Anto dalam keterangan resmi, Senin (28/7/2025).
Baca Juga
Berkat Prospek Nikel dan Proyek Strategis, Saham INCO Direkomendasikan Beli Target Rp 4.300
RUPSLB dengan format hybrid secara fisik di Ritz Carlton Pacific Place dan secara virtual melalui platform eASY.KSEI pun, menetapkan pengangkatan pria yang akrab disapa Anto ini sebagai presiden direktur dengan masa jabatan hingga RUPS Tahunan 2027.
Kepemimpinan baru perseroan tersebut berkomitmen, melanjutkan fondasi yang telah dibangun, serta memperkuat arah transformasi perusahaan tambang nikel terintegrasi ini ke depannya.
“Kami akan terus menjaga kelangsungan proyek-proyek strategis yang tengah berjalan, mendorong hilirisasi yang bertanggung jawab, serta menciptakan nilai bersama bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” sambung Anto.
Merujuk laman resmi Vale, Bernardus Irmanto telah terlibat dalam industri pertambangan selama lebih 20 tahun, diawali di bidang teknologi informasi (TI). Anto meraih gelar sarjana dalam bidang Matematika dan Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta pada 1997.
Baca Juga
RUPSLB Vale (INCO) Tetapkan Bernardus Jadi CEO, Ini Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris
Kemudian mendapat gelar magister dalam bidang Ilmu dan Teknik Komputer dari University of New South Wales di Sydney, Australia pada 2002. Selain itu, pada 2016, dia menyelesaikan program global executive MBA dari University of California Los Angeles (UCLA) – Anderson School of Management National University of Singapore (NUS).
“Melalui disiplin, integritas, dan pengabdian, kami ingin memastikan kontribusi nyata PT Vale terhadap kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan Indonesia,” pungkasnya.

