Investor Asing Net Buy Rp 663,46 Miliar, Saham Ini Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 663,46 miliar bertepatan dengan penguatan pesat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/7/2025), sebanyak 124,49 poin (1,69%) ke tertinggi baru tahun ini 7.469,23.
Net buy terbesar melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 366,63 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 70,82 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 66,01 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 62,30 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 61,42 miliar.
Baca Juga
GIIAS 2025 Jadi Panggung Pertamina Pamer Inovasi Energi Bersih
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 105,59 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 65,97 miliar, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 64,14 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 29,58 miliar, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 22,32 miliar.
Terkait lompatan IHSG hari ini ditopang penguatan pesat sejumlah saham big cap, seperti DCII melesat 19,99% ke level tertinggi baru sepanjang masa menjadi Rp 346.725. Saham PANI melesat 10,78% menjadi Rp 16.700, ASSI melesat 5,54% menjadi Rp 4.950, TPIA naik 2,55% menjadi Rp 9.050, dan AMMN menguat 1,26% menjadi Rp 8.050.
Penguatan juga didukung kenaikan seluruh sektor saham, tertinggi dicatatkan saham sektor teknologi naik 7,93%, sektor industry menguat 2,91%, sektor property menguat 2,39%, sektor material dasar naik 2,05%, sektor konsumer primer 1,09%, dan sektor keuangan 0,53%.
Kenaikan juga didukung penguatan sejumlah saham hingga auto reject atas (ARA) berikut, yaitu saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 34,78% menjadi Rp 93, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) naik 34,13% menjadi Rp 224, dan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 34,04% menjadi Rp 252.
Baca Juga
Mengejutkan! Ini Harga BYD Atto 1 yang Resmi Melantai di GIIAS 2025
ARA juga melanda saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) naik 25% menjadi Rp 1.550, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 25% menjadiR p 1.100, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melesat 19,99% ke harga tertinggi baru sepanajng masa Rp 346.725. Meski tak ARA, saham PT Arthavest Tbk (ARTA) melambung 18,96% menjadi Rp 3.890.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham MERI kembali ARB tiga hari beruntun dengan penurunan hari ini 14,63% menjadi Rp 350, PAMG turun 12,50% menjadi Rp 84, PANR turun 9,09% menjadi Rp 1.000, JATI turun 8,70% menjadi Rp 147, AYLS melemah 7,76% menjadi Rp 107, dan INDR melemah 7,53% menjadi Rp 2.580.
Kemarin, IHSG melemah sebanyak 53,45 poin (0,72%) menjadi 7.344,74. Pelemahan ini merupakan yang pertama setelah 11 hari menguat 7,76% terhitung sejak 7 Juli 2025 hingga kemarin. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 561,75 miliar.
Penurunan tersebut juga dipicu penurunan dalam saham-saham big cap yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti TPIA anjlok 5,36% menjadi Rp 8.825, BRPT melemah 7,95% menjadi Rp 2.200, dan BREN turun 0,32% menjadi Rp 7.875, ANTM anjlok 7,21% menjadi Rp 2.960, AMMN turun 1,24% menjadi Rp 7.950, dan PANI melemah 3,52% menjadi Rp 15.075

