Meski IHSG Cetak Rekor, Investor Asing Tetap Lanjutkan Net Sell Rp 180,35 Miliar Dipimpin Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar mencapai Rp 180,30 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/7/2025), ditutup melesat 86,27 poin (1,18%) ke tertinggi tahun ini level 7.398.
Net sell terbanyak melanda saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 233,58 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 190,48 miliar, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) 119,18 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 110,48 miliar, dan PT Barito Renewables Energy TbK (BREN) Rp 46,40 miliar.
Baca Juga
Prajogo Pangestu Borong Saham Barito Renewables (BREN) Hari Ini, Ada Apa?
Sebaliknya lima saham berikut torehkan pembelian bersih (net buy) saham dipimpin PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 169,84 miliar. Net buy juga melandan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 104,59 miliar, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 66,47 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 57,48 miliar, dan PT Dian Swastika Sentosa TbK (DSSA) Rp 54,44 miliar.
Terkait kenaikan IHSG hari ini ditopang penguatan hampir seluruh sektor, seperti saham sektor teknologi sebanyak 6,75%, sektor infrastruktur 4,60%, sektor material dasar 2,79%, sektor industry 1,66%, sektor property 1,45%, sektor transportasi 1,38%, dan sektor konsumer primer 0,59%. Satu-satunya sektor saham dengan penurunan adalah keuangan 0,12%.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) naik 34,57% menjadi Rp 109, saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik 24,78% menjadi Rp 705, dan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik 24,75% menjadi Rp 252.
Baca Juga
ARA juga melanda saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 24,62% menjadi Rp 1.215, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 24,58% menjadi Rp 735, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) sebanyak 24,56% menjadi Rp 710, dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) melesat 24,54% menjadi Rp 1.015.
Sedangkan saham penyumbang utama lompatan IHSG awal pekan ini adalah CDIA dengan kenaikan hingga ARA hingga membuat kapitalisasi pasar (market cap) emiten Prajogo Pangestu ini melesat dari Rp 23,71 triliun menjadi Rp 151,66 triliun.
Lompatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), emiten yang dikendalikan Toto Sugiri ini, berhasil melesat 17,94% menjadi Rp 288.950, sehingga market cap menjadi Rp 688,56 triliun atau menyalip PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan market cap Rp 634,16 triliun. Kenaikan juga didukung saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebanyak 10,42% menjadi Rp 15.625.
Baca Juga
Gas Banyak tetapi Tak Terdistribusi Rata, PGN (PGAS) Siapkan Solusi Ini
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu CSMI anjlok 14,87% menjadi Rp, MERI anjlok 14,69% menjadi Rp 482, BLOG turun 14,58% menjadi Rp 615, PSAT melemah 11,69% mmenjadi Rp 2.190, dan FITT anjlok 10% menjadi Rp 216.
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penguatan beruntun dalam sepekan mencapai 3,75% menjadi 7.311, bahkan sempat menyentuh tertinggi baru tahun ini level 7.401. Penguatan indeks juga mencetak rekor dengan kenaikan setiap hari secara beruntun dalam dua pekan terakhir.

