ARA sejak Listing, Tiga Saham Pendatang Baru Ini Terkena UMA
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya memberikan pernyataan unusual market activity (UMA) atau pergerakan di luar kebiasaan terhadap tiga saham pendatanga baru yang listing di BEI sejak pekan lalu ini, yaitu PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), dan PT Merry Riana Edukasi tbk (MERI).
UMA juga diberikan kepada saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dipicu atas lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) dalam tiga hari beruntun. Meski demikian lompatan harga SSIA mulai berakhir dengan penurunan sebanyak 5,11% menjadi Rp 2.600 pada perdagangan pagi hari ini.
Baca Juga
BEI menyebutkan pihaknya tengah mencermati perkembangan pola transaksi empat saham tersebut. Oleh karena itu, inveswtor disarankan untuk memperhatikan perkembangan informasi terkati seluruh saham tersebut, termasuk aksi korporasi.
Berdasarkan data, saham CDIA telah melambung sebanyak 310,52% dari harga IPO Rp 190 menjadi Rp 780 dalam enam hari transaksi, bahkan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu melalui PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ini menguat hingga auto reject atas (ARA) selama tercatat di bursa.
Lompatan harga tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) emiten ini melesat dari Rp 23,17 triliun menjadi Rp 97,36 triliun. Market cap CDIA kini berada di atas saham AMRT, UNTR, CPIN dan mendekati SMMA hingga BNLI.
Baca Juga
Selanjutnya saham MERI juga berhasil mencatatkan lompatan harga hingga ARA sejak listing perdana 10 Juli hingga hari ini. Saham perusahaan yang dicatatkan di papan pengembangan ini telah melesat sebanyak 253,12% dari Rp 128 menjadi Rp 452 pada perdagangan hari ini. Penguatan tersebut menjadikan market cap perusahaan yang dikendalikan Merry Riana dan Hermanto Tanoko melalui PT Tancorp Investama Mulia ini melambung menjadi Rp 468 miliar.
Selanjutnya saham COIN melesat hingga ARA secara beruntuk sejak listing perdana pada 9 Juli hingga hari ini. Harga saham COIN telah melesat dari level Rp 100 menjadi Rp 474 atau terjadi kenaikan 374%. Market cap emiten ini kini melesat menjadi Rp 6,97 triliun.
Grafik Saham COIN, MERI, dan CDIA

