BCA dan BNP Paribas Luncurkan Reksa Dana Offshore, Intip Keunggulannya!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan PT BNP Paribas Asset Management meluncurkan BNP Paribas DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD (BNP Paribas Titan), yaitu Reksa Dana Syariah Indeks offshore berbasis dolar AS pertama yang dipasarkan oleh BCA.
Reksa dana ini menjadi alternatif investasi syariah yang menawarkan eksposur pada sektor teknologi global, mengikuti indeks Dow Jones Islamic Market (DJIM) Global Technology Titans 50. Beberapa emiten raksasa dunia dalam portofolionya termasuk Apple, Microsoft, Nvidia, ASML, dan TSMC.
"Produk ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan nasabah dengan profil risiko agresif yang ingin berinvestasi secara syariah pada saham-saham teknologi global," ujar Direktur BCA Haryanto T. Budiman dalam siaran pers, Jumat (11/7/2025).
Baca Juga
BNP Paribas Titan dikelola secara pasif, mengikuti indeks acuannya, sehingga menjamin transparansi portofolio bagi investor. Produk ini juga mengacu pada Daftar Efek Syariah dan hanya memuat saham-saham teknologi yang lolos prinsip syariah.
Presiden Direktur BNP Paribas Asset Management, Maya Kamdani, menambahkan bahwa reksa dana ini merupakan solusi inovatif bagi investor yang ingin memanfaatkan pertumbuhan pesat sektor teknologi, tanpa mengesampingkan prinsip syariah.
"Sebagai manajer investasi, kami berkomitmen menghadirkan produk yang relevan dan inovatif, sekaligus patuh pada prinsip syariah," ujar Maya.
Nasabah dapat mulai berinvestasi di BNP Paribas Titan dengan minimum pembelian sebesar US$ 10.000. Untuk pembelian awal, transaksi dilakukan di kantor cabang BCA yang melayani produk reksa dana. Pembelian selanjutnya bisa dilakukan melalui aplikasi myBCA.
Baca Juga
Investor Semringah, Timah (TINS) Bayar Dividen Rp 474,65 Miliar Hari Ini
Sebagai bagian dari peluncuran, BCA memberikan promo menarik berupa cashback hingga Rp 2,5 juta, dengan transaksi pembelian minimal US$ 30.000.
Langkah BCA ini juga didorong oleh peningkatan minat masyarakat terhadap produk investasi, tercermin dari pertumbuhan dana kelolaan wealth management BCA lebih dari 30% YoY per Maret 2025, serta jumlah investor pasar modal Indonesia yang telah menembus 15,7 juta.

