Bagikan

IHSG Ditutup Melesat 0,96%, Kenaikan Terdorong Sejumlah Saham Ini

JAKARTA, investortrust.id –   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/6/2025) atau perdagangan hari terakhir pekan ini, ditutup melesat 65,26 poin (0,96%) menjadi 6.897,40. Pergerakan dalam rentang 6.817-6.897 dengan nilai transaksi Rp 15,18 triliun.

Penguatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, yaitu sektor material dasar 1,42%, sektor keuangan 1,27%, sektor infrastruktur 0,91%, sektor property 0,70%, sektor consumer non primer 0,73%, dan sektor kesehatan 0,84%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor transportasi 1,62%.

Baca Juga

PGN (PGAS) Optimalkan Infrastruktur Gas 31.000 km dan Pasokan LNG untuk Konsumen industri

Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lomptan harga, yaitu saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) cetak auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,44% menjadi Rp 242. Kenaikan juga melanda saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 13,56% menjadi Rp 1.340 dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) naik 13,33% menjadi Rp 153.

Penguatan peswat juga melanda saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 12,73% menjadi Rp 1.815 dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP) sebanyak 12,22% menjadi Rp 101.

Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu RGAS anjlok 14,93% menjadi Rp 114, BUVA turun 13,95% menjadi Rp 74, ASPI turun 12,17% menjadi Rp 202, APEX turun 12,14% menjadi Rp 123, dan NZIA melemah 10,42% menjadi Rp 86.

Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,03 poin (0,54%) menjadi 6.832 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 931,09 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 503,71 miliar, BMRI senilai Rp 358,30 miliar, dan PGEO bernilai Rp 58,37 miliar.

Baca Juga

Prabowo Resmikan 55 Proyek EBT 379,7 MW di 15 Provinsi, Ini Daftar Lengkapnya

Pelemahan indeks kemarin dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham, seprti sektor material dasar turun 2,03%, sektor energi 1,77%, sektor property 1,33%, sektor consumer primer 1,14%, dan sektor keuangan 0,11%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi, teknologi, consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.

Meski IHSG melamah akibat profit taking, empat saham justru ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 34,33% menjadi Rp 90,  PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 25% menjadi Rp 5.600, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 25% menjadi Rp 1.075, dan PT Master Print Tbk (PTMR) naik 24,67% menjadi Rp 374.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024