Bank Ganesha (BGTG) Raih Penghargaan Investortrust Best Bank 2025 Kategori Bank UMum KBMI I
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) meraih penghargaan di Investortrust Best Bank 2025 dalam kategori Bank Umum KBMI I. Penghargaan ini telah terlebih dahulu melalui proses seleksi yang ketat oleh tim juri.
Direktur PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) Arif Wicaksono mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan Investortrust.id. Ia menyebutkan bahwa penghargaan ini tidak hanya sebagai motivasi, tetapi merupakan tanggung jawab moral bagi perusahaan.
Baca Juga
Tuntaskan RUPST, Bank Ganesha (BGTG) Putuskan Dirut Baru dan Penggunaan Laba Tahun 2024
“Tentu saja penghargaan ini akan memberikan tambahan motivasi sekaligus tanggung jawab moral bagi kami,” ucap Arif di acara Investortrust Best Bank 2025 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Lebih lanjut, Arif berberharap, penghargaan yang diberikan ini dapat menjadi dorongan kepada perusahaan untuk terus memberikan kontribusi yang baik bagi perekonomian Indonesia, serta juga sebagai dorongan untuk menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah.
“Untuk terus berkelanjutan, untuk terus berkontribusi positif bagi perekonomian, dan memberikan nilai tambah,” ungkapnya.
Sekilas mengenai kinerja PT Bank Ganesha Tbk (BGTG). Pada 2024, perusahaan ini mencatatkan kinerja keuangan impresif, yakni dengan pertumbuhan laba bersih hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. BGTG mencatat laba bersih sebesar Rp 201,7 miliar, meningkat 94% dari 2023 sebesar Rp 103,9 miliar.
Baca Juga
Laba Bank Ganesha (BGTG) Naik Nyaris 2 Kali Lipat Dibarengi BOPO Super-Efisien, Rahasia Suksesnya?
Dilansir dari laporan keuangan 2024, Bank Ganesha (BGTG) dikutip Investortrust.id, Senin (9/6/2025), kenaikan laba bersih ditopang pendapatan bunga bersih yang tumbuh menjadi Rp 464,3 miliar pada 2024, naik 5,3% dari Rp 441,1 miliar.
Selain itu, peningkatan signifikan pada laba operasional menjadi Rp 250,1 miliar pada 2024 dari sebelumnya Rp 130,8 miliar. Lonjakan kinerja ini menunjukkan perbaikan struktur pendapatan dan efisiensi operasional yang berhasil dijaga. Raihan ini juga merupakan pencapaian laba sebelum pajak tertinggi.

