Saham Semacom (SEMA) bisa Menuju Rp 150, Penopangnya Inisiatif Ini
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) ditargetkan bangkit menuju Rp 150 per saham, dibandingkan harga penutupan kemarin Rp 83. Peluang penguatan tersebut didukung prospek bisnis perseroan yang menjanjikan dan cerah ke depan. Penguatan target harga juga menggambarkan ekspansi berlanjutnya insiaitif bisnis dengan tujuan dorong kinerja keuangan ke depan.
SEMA meruapkan perusahaan yang bergerak di energi alternatif dengan memproduksi panel listrik hingga perakitkan baterai listrik dan energi terbarukan. Bertindak sebagai pengendali adalah PT Semacom Global Mandiri memegang 66,8% saham SEMA dan Rudi Hartono Intan menguasai 4,45% saham SEMA.
Baca Juga
Borong Saham Surya Citra (SCMA) Segini, Emtek (EMTK) Gelontorkan Rp 106,56 Miliar
Apalagi perseroan tengah gencar menggarap bisnis penyediaan panel pembangkit listrik untuk data center. Sebagaimana diketahui Pembangunan data center di dalam negeri tengah gencar yang secara langsung meningkatkan permintaan suplai listrik guna menghindari ketergantungan listrik dari luar. Pembangunan panel untuk data center juga bertujuan untuk menciptakan data center yang ramah lingkungan.
Peluang kenaikan harga saham SEMA menuju Rp 150 per saham didukung atas langkah ekspansif, seperti penambahan bisnis baru PLTS dan SPKLU yang diharakan berdampak terhadap pendapatan ke depan. Perseroan tengah mengembangkan alat SPKU dan peluang menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk pembukaan SPKLU. Perseroan juga membuka peluang untuk pengembangan kompor induksi, seiringn dengan peluang kenaikan permintaannya ke depan.
Baca Juga
IHSG Uji Support 6.730 Hari Ini, Dua Saham Ini Direkomendasikan Beli
Selain faktor tersebut, seorang sumber menyebutkan bahwa, saham SEMA tengah menjadi incaran investor asing yang ingin menggarap bisnis energi terbarukan di Indonesia. SEMA menjadi emiten yang paling layak untuk diburu didukung valuasi yang masih murah dan kinerja keuangan yang relative stabil. Dari sisi valuasi bahwa PBVR SEMA baru mencapai 0,73 kali dan BV mencapai Rp 113 per saham.
Hingga kuartal I-2025, Semacon (SEMA) mencetak kenaikan pesat penjualan menjadi Rp 47,68 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 30,99 miliar. Kenaikan ini topang pertumbuhan laba bruto SEMA dari Rp 7,48 miliar menjadi Rp 8,87 miliar. SEMA juga mencatatkan laba pemilik entitas induk senilai Rp 1,53 miliar, sehingga laba per saham dasar menjadi Rp 1,14 per saham.

