Pancaran Samudera (PSAT) Bidik Rp 200 Miliar Lewat IPO Saham, Dana Difokuskan ke Sini
JAKARTA, investortrust.id – PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), perusahaan pelayaran dan pengangkutan batubara, resmi mengumumkan menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) saham dengan membidik dana Rp 200 miliar.
Dalam aksi korporasi ini, PSAT akan melepas sebanyak-banyaknya 222.353.000 saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang mewakili hingga 15% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran ditetapkan pada kisaran Rp 850-900 per saham.
Baca Juga
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi karyawan, PSAT juga meluncurkan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA), dengan mengalokasikan hingga 555.000 saham atau sekitar 0,249% dari total saham yang ditawarkan. Guna mendukung kelancaran proses IPO saham, PSAT telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Direktur Utama PSAT, Susanto, menyatakan bahwa IPO saham ini sebagai strategi tepat di tengah momentum positif industri pelayaran dan pengangkutan batubara. Menurutnya, permintaan energi baik dari pasar domestik maupun ekspor terus menunjukkan tren peningkatan, yang turut mendorong optimisme terhadap prospek pertumbuhan usaha PSAT ke depan.
“Kami melihat ini sebagai waktu yang ideal untuk masuk ke pasar modal. Dengan dukungan pengalaman operasional dan permintaan yang terus tumbuh, kami percaya PSAT dapat memberikan nilai tambah bagi para investor,” ujar Susanto dalam paparan publik di Jakarta, Selasa, (24/6/2025).
Baca Juga
Nantinya, dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), setelah dikurangi seluruh biaya emisi, akan dimanfaatkan sebesar Rp 175 miliar untuk penyetoran modal ke anak usaha Perseroan, yaitu PT Pancaran Karya Shipping (PKS).
Penyetoran ini akan dilakukan dalam bentuk ekuitas melalui penerbitan maksimal 175.000 saham baru oleh PKS. Dana tersebut selanjutnya akan digunakan oleh PKS untuk membeli dua unit kapal jenis bulk carrier, guna memperkuat armada yang akan digunakan dalam mendukung proyek-proyek Perseroan.
Rencana akuisisi kapal ini mengacu pada Perjanjian Pengikatan Jual Beli Kapal antara PKS dan PT Pancaran Maritim Transportindo (PMT), yang merupakan entitas terafiliasi dengan Perseroan. Sisa dana dari hasil IPO akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja, khususnya untuk pembelian bahan bakar kapal.
Baca Juga
Chandra Daya (CDIA) Ungkap 4 Pilar Bisnis jelang IPO Saham, Simak Keunggulan Bisnis Setiap Pilar
Perseroan telah menetapkan rangkaian jadwal terkait proses IPO sebagai berikut :
Masa Penawaran Awal (Bookbuilding) : 23–25 Juni 2025
Perkiraan Tanggal Efektif dari OJK : 30 Juni 2025
Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana : 2–4 Juli 2025
Perkiraan Tanggal Penjatahan Saham : 4 Juli 2025
Perkiraan Distribusi Saham Secara Elektronik : 7 Juli 2025
Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham di BEI : 8 Juli 2025

