Cum Dividen Besok, Indonesia Kendaraan (IPCC) Tawarkan Yield Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) akan menggelar cum dividen final tahun buku 2024 senilai Rp 125,36 miliar atau Rp 68,94 per saham besok atau Rabu (25/6/2025). Dividen ini rencananya dibagikan pada 17 Juli 2025.
Dengan nilai dividen Rp 68,94 dan harga saham IPCC level Rp 1.070 pada penutupan perdgangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/6/2025), imbal hasil (yield) dividen setara dengan 6,44%.
Baca Juga
Capaian Positif Berlanjut, IPCC Cetak Sejarah Laba Bersih Diatas Rp 200 Miliar
Pembagian dividen tersebut sesuai dengan keputuasan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) IPCC yang digelar pada 17 Juni 2025. Rapat tersebut menyetujui pembagian dividen tahun buku 2024 senilai Rp 169,77 miliar atau rasio dividen 80%.
Dividen tersebut terdiri atas dividen interim Rp 44,40 miliar atau Rp 24,42 per saham yang telah dibayarkan kepada pemegang saham. Sisanya dividen final Rp 125,36 miliar atau Rp 68,94 per saham dibagikan bulan depan.
“Dengan capaian perusahaan yang solid, memiliki fundamental yang kokoh, dan sentimen positif saham IPCC, manajemen sepakat untuk memberikan apresiasi kepada para pemegang saham loyal yang telah mendukung hingga saat ini,” tutur Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi dalam penjelasan resminya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain itu, RUPST menetapkan perombakan dewan komisaris perseroan dengan mengangkat komisaris utama IPCC M. Said Bakhri, Komisaris indenden Herry Ardianto, dan komisaris indenden Tri Hidayat.
Tahun lalu, IPCC mencatatkan peningkatan volume kendaraan yang ditangani, yaitu kendaraan Completely Built-Up (CBU) 865.870 Unit meningkat 7,94% (yoy), alat berat 26.352 Unit meningkat 38,71% (yoy), truk dan bus 174.609 Unit meningkat 69,21%.
Baca Juga
Saham Pertamina Geothermal (PGEO) bisa Cuan 35,15%, Intip Faktor Pendorong Ini
Sedangkan tahun ini, IPCC berencana untuk memperluas kerja sama bisnis dalam rangka revenue enhancement, termasuk menjajaki potensi kerjasama dengan beberapa mitra untuk melayani seluruh rangkaian proses bisnis terminal kendaraan serta memaksimalkan layanan PDC dengan berbagai automaker Eropa dan Asia.
Perseroan juga menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang terhadap rencana investasi dan pengembangan bisnis ke depan didukung dengan upaya efisiensi operasional melalui transformasi dan digitalisasi yang pada akhirnya dapat memaksimalkan capain pendapatan serta dividen bagi para pemegang saham.

