BCA Sebut Kopi hingga Jahe Jadi Produk Ekspor UMKM yang Bisa Dikembangkan Lagi
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menyatakan bahwa sejumlah produk ekspor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki potensi untuk dapat dikembangkan lagi.
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengungkapkan, produk yang merupakan hasil kekayaan alam Tanah Air seperti kopi, kakao hingga jahe yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain dapat menjadi komoditas ekspor andalan jika mendapat dukungan serta pembinaan yang tepat.
“Kopi itu sebetulnya di luar Indonesia banyak. Brasil itu salah satu penghasil kopi, tetapi kan kopi-kopi Indonesia juga ada yang khas yang mungkin tidak dimiliki kopinya Brasil. Jadi sumber daya kita, kekayaan alam kita, yang selama ini dibudidayakan itu yang sebetulnya perlu dicari terus potensinya,” ujar Antonius saat ditemui dalam acara Pembukaan Program Inkubasi UMKM BCA Go Export di Ashley Hotel Tanah Abang, Jakarta, Senin (23/6/2025).
Selain itu, Antonius menjelaskan bahwa rempah-rempah juga menjadi produk ekspor UMKM yang bisa dikembangkan lagi. Menurut Antonius, jahe dan lengkuas dapat diolah menjadi produk turunan, hingga diekspor ke mancanegara.
“Seperti tadi ada lengkuas, ada kunyit, ada kencur, ada macam-macam. Mungkin bisa diproses, apakah nanti sebagai yang langsung dari hasil petani, atau diproses dulu sehingga ada nilai tambah, lalu diekspor,” ungkap Antonius.
Di sisi lain, Antonius menyebut, BCA mencatat total nilai ekspor yang berhasil diciptakan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan perseroan telah menembus angka lebih dari Rp 100 miliar hingga Mei 2025.
Sejalan dengan hal tersebut, pada tahun ini, BCA kembali menggelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export guna mendukung perkembangan pelaku UMKM. Tahun ini menjadi tahun ketiga pelaksanaan program sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2023.
Program ini digelar di Jakarta, pada 23 hingga 26 Juni 2025 dan diikuti oleh 31 nasabah UMKM BCA yang bergerak di sektor usaha agriculture, food & beverage, art & handycraft dari wilayah Jabodetabek dan Lampung.
Program ini merupakan bagian dari Bakti BCA. Menurut Antonius, program Inkubasi UMKM BCA Go Export secara khusus dirancang untuk memberikan edukasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM, supaya dapat mengenali potensi produknya di pasar internasional, melakukan ekspansi pasar, serta menghadapi tantangan-tantangan yang ada dalam melakukan ekspor.
"Program ini merupakan bagian dari Bakti BCA, sebuah komitmen perseroan untuk memberikan dampak positif bagi segala aspek kehidupan masyarakat, dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia," ucap Antonius.

