BCA Targetkan Fasilitasi UMKM Terbitkan 2.000 Sertifikat Halal pada Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menargetkan dukungan penerbitan 2.000 sertifikat halal bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai penjuru Indonesia pada tahun 2025.
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengungkapkan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BCA dalam memperkuat daya saing UMKM di Tanah Air, khususnya di pasar domestik yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Menurut Antonius, dalam kurun waktu 2023-2024, BCA telah menyelenggarakan pelatihan sertifikasi halal dan mendukung penerbitan sekitar 3.000 sertifikat halal untuk UMKM.
Dengan tambahan 2.000 sertifikat halal tahun ini, harapannya pada akhir tahun 2025, BCA mampu mendukung penerbitan 5.000 sertifikat halal secara total.
"Nah tahun ini kita targetkan juga sekitar 2.000 sertifikasi halal tambahan baru," ujar Antonius saat ditemui dalam acara Pembukaan Program Inkubasi UMKM BCA Go Export di Ashley Hotel Tanah Abang, Jakarta, Senin (23/6/2025).
Antonius menjelaskan, sertifikasi ini menjadi nilai tambah penting bagi produk-produk UMKM agar lebih dipercaya oleh konsumen dan memiliki akses pasar yang lebih luas. Dikatakan Antonius, dukungan BCA pada UMKM Indonesia juga diwujudkan melalui pengadaan workshop dan fasilitasi penerbitan sertifikasi halal.
Lebih lanjut, Antonius menyebut, proses fasilitasi sertifikasi halal dilakukan melalui pembinaan hingga kolaborasi dengan lembaga penerbit sertifikasi, yakni Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Dengan dukungan tersebut, UMKM dapat lebih mudah dan cepat dalam memperoleh sertifikasi tanpa harus melalui proses yang rumit secara mandiri.
"BCA itu sepanjang tahun punya event, ada BCA expo. Expo itu dua kali dalam setahun. Nanti kita beri ruang mereka (UMKM) untuk berjualan, berpameran di situ," kata Antonius.
Sebelumnya diberitakan investortrust.id, BCA kembali menggelar program Workshop Sertifikasi Halal di tahun 2025 sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ekonomi halal di Indonesia. Pada tahun ketiga pelaksanaan, Workshop Sertifikasi Halal 2025 dibuka di Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Kisaran, Sumatera Utara, Selasa (27/5/2025).
Pada kick off program ini, hampir 80 UMKM asal Kota Kisaran dan sekitarnya menerima pendampingan untuk memenuhi standar halal serta dukungan penerbitan sertifikat halal gratis dari BCA.
Kepala Kantor Wilayah V BCA Iwan Santoso Narto mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Menurut Iwan, pelibatan UMKM dalam upaya mewujudkan visi tersebut menjadi sangat krusial, mengingat sektor ini mendominasi sekitar 99% dari total unit usaha di Indonesia.
"Melalui Workshop Sertifikasi Halal 2025, BCA berupaya mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri halal sekaligus mendorong perkembangan UMKM. Kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan program ini secara optimal untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar mereka,” ujar Iwan dalam keterangan yang diterima, Jumat (6/6/2025).
Iwan menjelaskan, Workshop Sertifikasi Halal merupakan salah satu kegiatan strategis dari program pengembangan berkelanjutan bernama ‘Bakti BCA’. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan skala usaha, sehingga mampu memperkuat daya saing di pasar domestik maupun global.
Selain workshop, BCA memfasilitasi biaya sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Peserta workshop juga berkesempatan memperoleh berbagai penawaran menarik, seperti pembukaan rekening secara online, aktivasi metode pembayaran QRIS melalui aplikasi Merchant BCA, akses ke fasilitas pembiayaan usaha (Kredit Usaha Rakyat/KUR), hingga edukasi pengembangan kapasitas UMKM melalui 3 pilar, yaitu pelaku, pasar dan produk, dan business model canvas. Setelah workshop berakhir, BCA menyediakan kesempatan kepada UMKM untuk mendapatkan coaching clinic, serta pelatihan digital marketing secara online.
Selain mengadakan workshop sertifikasi halal, dukungan berkelanjutan BCA untuk UMKM Indonesia juga diwujudkan melalui Pojok UMKM, BCA UMKM Fest 2024, pembinaan UMKM desa wisata, partisipasi 32 UMKM di Trade Expo Indonesia, dan pelatihan UMKM Go Export sejak 2023 lalu.
Adapun pada tahun ini, BCA kembali menggelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export guna mendukung perkembangan pelaku UMKM. Tahun ini menjadi tahun ketiga pelaksanaan program sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2023.
Program ini digelar di Jakarta, pada 23 hingga 26 Juni 2025 dan diikuti oleh 31 nasabah UMKM BCA yang bergerak di sektor usaha agriculture, food & beverage, art & handycraft dari wilayah Jabodetabek dan Lampung.
Program ini merupakan bagian dari Bakti BCA. Menurut Antonius, program Inkubasi UMKM BCA Go Export secara khusus dirancang untuk memberikan edukasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM, supaya dapat mengenali potensi produknya di pasar internasional, melakukan ekspansi pasar, serta menghadapi tantangan-tantangan yang ada dalam melakukan ekspor.
"Program ini merupakan bagian dari Bakti BCA, sebuah komitmen perseroan untuk memberikan dampak positif bagi segala aspek kehidupan masyarakat, dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia," ujar Antonius dalam acara Pembukaan Program Inkubasi UMKM BCA Go Export di Ashley Hotel Tanah Abang, Jakarta, Senin (23/6/2025).

