Profil Pendiri Binance Changpeng Zhao "CZ", Sosok Keturunan China Terkaya di Dunia Nomor 2 Versi Forbes
Melansir Forbes, Rabu (18/6/2025), CZ juga berhasil melewati sejumlah taipan seperti pendiri TikTok Zhang Yiming yang memiliki kekayaan US$ 65,5 miliar, serta pendiri dan ketua perusahaan air kemasan Nongfu Spring Zhong Shanshan dengan harta US$ 59,3 miliar.
Merujuk berbagai sumber yang dihimpun Investortrust, CZ lahir di Jiangsu, China pada 1977. Ia bersama keluarganya pindah ke Kanada pada akhir 1980-an setelah ayahnya yang merupakan seorang profesor di sebuah universitas dikeluarkan dari kampus karena dituduh pro Barat.
Baca Juga
Changpeng ‘CZ’ Zhao Garap Pengembangan Ekosistem Kripto dan Blockchain di Negara Kyrgyzstan
Saat remaja, CZ sempat bekerja di restoran McDonald’s dan stasiun pom bensin untuk membantu perekonomian keluarga. Kemudian ia menempuh pendidikan di McGill University di Montreal, Kanada, mengambil jurusan Ilmu Komputer, khususnya di bidang keuangan dan sistem perdagangan.
Sebelum terjun ke industri kripto, Zhao bekerja di berbagai perusahaan ternama yang bergerak di industri keuangan teknologi, seperti Tokyo Stock Exchange yang mengembangkan sistem untuk pencocokan perdagangan, dan Bloomberg Tradebook yang menangani perangkat lunak perdagangan berfrekuensi tinggi (high frequency trading/HFT).
Di 2013, CZ mulai mengenal Bitcoin saat bekerja di Blockchain.info, bersama tokoh terkenal seperti Roger Ver dan Ben Reeves. Ia juga sempat menjadi CTO di OKCoin, salah satu platform aset digital terbesar di China saat itu.
Kemudian pada Juli 2017, CZ meluncurkan Binance melalui Initial Coin Offering (ICO), mengumpulkan sekitar US$ 15 juta dalam bentuk Bitcoin dan Ethereum. Dengan cepat Binance berkembang menjadi salah satu bursa kripto terbesar di dunia berkat kecepatan eksekusi, banyaknya pilihan aset kripto, dan pendekatan agresif terhadap pertumbuhan global.
Baca Juga
Pendiri Binance CZ Beri Peringatan ke Investor Kripto, Apa Katanya?
Binance sendiri memiliki sejumlah fitur unggulan, seperti dukungan terhadap ratusan token, Binance Smart Chain (BSC), Binance Academy, Launchpad, NFT marketplace, serta layanan keuangan seperti staking, lending, dan kartu debit kripto.
Seiring perkembangannya, CZ dan Binance menghadapi tekanan dari berbagai regulator global, termasuk Amerika Serikat (AS) yaitu SEC dan CFTC, serta Inggris, Jerman, Jepang, Singapura, dan lainnya.
Pada November 2023 CZ mengundurkan diri dari jabatan CEO Binance setelah mencapai kesepakatan dengan Departemen Kehakiman AS, termasuk denda sebesar US$ 4,3 miliar yang dibayarkan Binance. Ia juga secara pribadi didenda dan dilarang memegang jabatan eksekutif di perusahaan terkait kripto untuk beberapa tahun ke depan.

