Gandeng Dompet Digital, eSBN Trimegah Sekuritas (TRIM) Bisa Dibeli di Aplikasi Dana
JAKARTA, investortrust.id – PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) menggandeng perusahaan teknologi keuangan berbasis dompet digital, DANA, menghadirkan produk Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana yang bisa dibeli langsung melalui aplikasi DANA.
Direktur Trimegah Sekuritas Indonesia Anung Rony Hascaryo menjelaskan, inovasi itu bertujuan memperluas akses investasi yang aman, mudah, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, seperti Gen Z dan Milenial.
Baca Juga
“Produk e-SBN ini bukan hanya tentang perluasan kanal distribusi, tetapi bagaimana menciptakan pengalaman investasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Anung di Artotel Gelora Senayan, Kamis (12/6/2025).
Dia menilai, minat masyarakat terhadap investasi terus menunjukkan tren peningkatan, seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Hingga April 2025, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, jumlah investor SBN telah mencapai 1,24 juta orang per April 2025.
Oleh karena itu, masih terdapat ruang untuk peningkatan dibandingkan jumlah investor pasar modal yang mencapai 16,24 juta orang. Angka ini mencerminkan potensi besar untuk penetrasi pasar SBN ritel ke depan. Terlebih, SBN merupakan instrumen investasi yang dijamin oleh negara dan menawarkan imbal hasil yang kompetitif.
Baca Juga
Kolaborasi ini menggabungkan kekuatan teknologi dan ekosistem terbuka DANA dengan pengalaman Trimegah Sekuritas Indonesia di pasar obligasi ritel. Lebih dari sekadar membuka akses, inisiatif ini dirancang untuk membentuk budaya investasi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan finansial masyarakat di masa depan.
“Kami meyakini bahwa literasi investasi yang kuat harus diawali dari akses yang sederhana dan terpercaya. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa produk e-SBN tidak hanya mudah diakses, tetapi juga berdampak nyata dalam memperluas inklusi keuangan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional,” papar Anung.

