Regulasi Berubah, Standard Chartered dan Deutsche Bank Bakal Guncangkan Pasar Kripto AS
JAKARTA, investortrust.id - Deutsche Bank dan Standard Chartered berencana untuk kembali ke pasar kripto Amerika Serikat (AS), membalikkan arah setelah bertahun-tahun mundur pasca FTX dan kegagalan bank kripto.
Ketertarikan baru mereka mengikuti pelunakan regulasi di bawah Presiden AS Donald Trump, termasuk perubahan kepemimpinan di United States Securities and Exchange Commission (SEC) atau Komisi Sekuritas dan Bursa AS dan sinyal kebijakan yang lebih bersahabat.
Langkah ini sejalan dengan perusahaan asli kripto seperti Coinbase dan Circle yang mendorong legitimasi melalui lisensi perbankan dan initial public offering (IPO), di tengah lingkungan pasar yang lebih stabil.
Setelah bertahun-tahun tidak ikut campur, bank-bank global besar dilaporkan ingin kembali memasuki kancah kripto AS. Menurut laporan dari The Wall Street Journal, sekelompok bank internasional besar, termasuk Deutsche Bank dan Standard Chartered, sedang mempertimbangkan rencana untuk memperluas operasi mata uang kripto mereka di Amerika Serikat.
Standard Chartered adalah sebuah perusahaan jasa keuangan multinasional yang berkantor pusat di London, Inggris. Sedangkan, Deutsche Bank merupakan bank ternama asal Jerman.
Baca Juga
Meskipun laporan tersebut tidak secara pasti menyebutkan cakupan atau jangka waktunya, minat baru ini mengikuti kemunduran selama bertahun-tahun yang dimulai dengan runtuhnya FTX dan runtuhnya bank-bank yang bersahabat dengan kripto seperti Silvergate dan Signature.
Secara keseluruhan, tampaknya pelaku institusional siap menguji kembali pasar kripto. Kembalinya mereka bertepatan dengan dorongan yang lebih luas dari perusahaan-perusahaan kripto asli untuk menjadi sah, setidaknya di atas kertas.
Baca Juga
Coinbase, Circle, Paxos, dan BitGo semuanya dilaporkan bersiap untuk mengajukan piagam atau lisensi bank AS dalam upaya untuk memperkuat pijakan regulasi mereka. Seperti yang dilaporkan Crypto News Australia, raksasa stablecoin Circle (USDC) sedang menyiapkan langkah untuk IPO.
Bearish market yang dimulai pada tahun 2022 dan berlanjut hingga akhir tahun 2023, menyebabkan banyak lembaga menarik diri. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, pasar kripto kini tampak lebih stabil meskipun masih terfragmentasi.

