Jelang RUPS Besok, DCI Indonesia (DCII) Ungkap Data Kuartal I-2025 Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berhasil mencatatkan lonjakan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 193,76% menjadi Rp 418,84 miliar pada kuartal I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 142,60 miliar.
Lompatan laba bersih emiten yang dikendalikan Otto Toto Sugiri bersama dengan Marina Budiman dan Han Arming Hanafia dengan investor Salim Grup ini sejalan dengan lompatan pendapatan perseroan dari Rp 354,41 miliar menjadi Rp 773,55 miliar. Laba usaha perseroan juga melesat dari Rp 181,42 miliar menjadi Rp 496,80 miliar.
Baca Juga
Bukan Karena Stock Split, Faktor Ini Disebut Jadi Pemicu Utama Lonjakan Saham DCI Indonesia (DCII)
Peningkatan tersebut berimbas terhadap lompatan laba periode berjalan DCII dari Rp 142,79 miliar menjadi Rp 418,94 miliar. Begitu juga dengan laba per saham DCII melesat dari Rp 60 menjadi Rp 176 pe saham.
Tahun lalu, DCII berhasil menorehkan peningkatan pendapatan dari Rp 1,30 triliun menjadi Rp 1,81 triliun. Kenaikan tersebut berimbas terhadap lompatan laba tahun berjalan perseroan dari Rp 514,48 miliar menjadi Rp 796,82 miliar.
Sementara itu, DCII akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) besok atau Selasa (22/4/2025). RUPS tersebut bersisi sejumlah agenda, seperti pembahasan penggunaan perolehan laba bersih tahun 2024 hingga rencana pemecahan nilai nominal (stock split) saham. Hingga penutupan sesi I, Senin (21/4/2025), saham DCII ditutup melesat 4,71% menjadi Rp 159.900.
Baca Juga
DCI Indonesia (DCII) Tambah 9 MW Data Center, Nilai Investasinya Segini
DCII merupakan emiten data center dengan kapitalisasi terbesar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga kini, kapitalisasi pasar (market cap) DCII mencapai Rp 378,89 triliun atau menempati deretan kedelapan dalam daftar top 10 market cap BEI.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Otto Toto Sugiri bertindak sebagai pemegang terbanyak 29,9% ssaham DCII, disusul Marina Budiman menguasai sebanyak 22,51% saham DCII, dan Han Arming Hanafia sebanyak 11,12%. Adapun Anthoni Salim, pengendali grup Salim, menguasai 11,12% saham DCII.

