Gegara Ini, Target Harga Saham Aspirasi Hidup (ACES) Dipangkas ke Level Ini
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dipangkas, seiring dengan peluang perlambatan pertumbuhan kinerja keuangan akibat penurunan daya beli masyarakat tahun ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta kemarin memangkas turun target harga saham ACES dari Rp 1.100 menjadi Rp 600 dengan rekomendasi dipertahan beli. Faktor utama pemangkasan tersebut datang dari sentimen negatif tekanan daya beli masyarakat.
Pemangkasan target harga saham ACES juga diberikan Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta kemarin. Saham ACES direvisi turun dari Rp 1.110 menjadi Rp 695 dengan rekomendasi tetap dipertahankan beli. Revisi ini mencerminkan penurunan proyeksi pertumbuhan kinerja keuangan ACES tahun 2025-2026.
Baca Juga
Aspirasi Hidup (ACES) Ungkap Prospek Pertumbuhan lebih Tinggi Tahun Ini Usai Cetak Lompatan 2024
Penurunan daya beli masyarakat tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas memangkas turun target penjualan ACES tahun ini dari semula Rp 9,53 triliun menjadi Rp 9,22 triliun. Proyeksi laba bersih juga direvisi turun dari semula Rp 958 miliar menjadi Rp 938 miliar.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Sabela Nur Amalina dan Natalian Sutanto mengatakan, perseroan juga diperkirakan menghadapai tekanan terhadap margin keuntungan akibat pertumbuhan lebih lambat penjualan toko yang sama (SSSG) bersamaan dengan peningkatan belanja operasional.
Estimasi Kinerja Keuangan ACES
”Kami memperkiran SSSG bertumbuh lebih lambat mencapai 1,7% tahun ini, dibandingkan perkiraan semula sekitar 5%. Sedangkan margin kotor diperkirakan turun sekitar 30 bps tahun ini,” tulis riset tersebut.
Perseroan juga akan menghadapi peningkatan biaya operasional akibat berlanjutnya rebranding perseroan dari Ace Hardware menjadi Azko yang dioptimalkan pada semester I tahun ini. Hal ini diperkirakan membuat laba bersih ACES tahun ini hanya bertumbuh sekitar 5,3% menjadi Rp 939 miliar.
Baca Juga
Lisensi Berakhir, Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) Luncurkan Identitas Baru Menjadi AZKO
Terkait inventori stock, BRI Danareksa Sekuritas berhasil mempertahankan level di bawah 250 hari, tepatnya 248 hari sepanjang 2024. Sedangkan penjualan secara online berkontribusi sekitar 11% terhadap total penjualan. Sebanyak 80% dari penjualan online berasal dari member yang mengindikasikan pelanggan loyal perseroan.
Terkait penurunan harga saham ACES lebih dari 35% sepanjang year to date (ytd), menurut BRI Danareksa Sekuritas, refleksi potensi perlambatan tingkat pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini. Dengan penurunan dalam tersebut, saham ACES layak untuk direkomendasikan beli dengan target harga Rp 600.
Tahun lalu, ACES berhasil membukukan peningkatan penjualan dari Rp 7,47 triliun emnjadi Rp 8,42 triliun. Laba usaha juga meningakt dari Rp 1 triliun menajdi Rp 1,16 triliun.
ACES juga mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat dari Rp 770,40 miliar menjadi Rp 892,04 miliar. Kenaikan tersebut berdampak terhadap penurunan target laba per saham dasar perseroan dari Rp 44,63 menjadi Rp 51,97 per saham.

