Saat Harga Anjlok, Investor Sugiman Halim justru Borong Jutaan Saham Newport Marine (BOAT), Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Investor kawakan Sugiman Halim mendadak memborong sebanyak 1,99 juta saham PT Newport Marine Services Tbk (BOAT), saat harga saham emiten pelayaran ini anjlok hingga berada di bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) level Rp 100 per saham.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BOAT telah anjlok lebih dari 50% sepanjang tahun 2025 berjalan atau year to date (ytd). Saham BOAT telah turun dari level Rp 195 akhir 2024 menjadi Rp 97 pada penutupan Jumat (11/4/2025). Bahkan, harga saham BOAT saat ini sudah berada di bawah harga IPO Rp 100 per saham.
Baca Juga
Tambah Armada, Newport Marine (BOAT) Siapkan Capex Segini di 2025
Manajemen BOAT dalam penjelasan resminya di BEI, Jumat (11/4/2025), menyebutkan bahwa pembelian saham ini direalisasikan saat pasar saham global mulai merespons positif perkembangan terbaru dari negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Cina.
Sedangkan berdasarkan data registrasi pemegang saham, Sugiman Halim bertindak sebagai pemegang sebanyak 367,91 juta saham atau 10,51% hingga akhir Maret 2025. Sedangkan pengendali terdiri atas Sujaya Soekarno 28,57% serta Dharmawati Djuhana dan Surya Soekarno masing-masing sebanyak 21,43%.
Baca Juga
Sugiman Halim Investor Kakap BRMS Borong Ratusan Juta Saham Newport Marine (BOAT), Ada Apa?
Hingga akhir 2024, Newport Marine (BOAT) membukukan pertumbuhan pendapatan dari US$ 9,54 juta menjadi US$ 11,45 juta. Laba usaha juga meningkat dari US$ 1,16 juta menjadi US$ 2,20 juta.
Pertumbuhan tersebut berdampak signfikan terhadap laba tahun berjalan BOAT dari US$ 65.582 menjadi US$ 1,17 juta.

