Intip Prospek dan Target Harga 5 Saham Bank Besar Ini, Potensi Cuan Makin Membesar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten perbankan telah merilis kinerja keuangan sampai Februari 2025 yang menunjukkan pencapaian yang masih tetap stabil. Laporan kinerja juga mengungkap bahwa terjadi perbaikan imbal hasil aset dan biaya pendanaan cenderung stabil.
Verdhana Sekuritas Indonesia dalam riset yang diterbitkan di Jakarka kemarin menyebutkan bahwa stabilnya biaya dana di tengah pengetatan likuiditas masih berlanjut membuka peluang perbaikan margin keuntungan bersih (NIM) perseroan ke depan. Hal ini tentu menciptakan visibilitas laba inti yang lebih kokoh tahun ini.
Baca Juga
LPS: Kondisi Perbankan Nasional 'Sehat wal Afiat’, Ini Indikatornya
Selain itu, Verdhana Sekuritas mengantisipasi jatuh tempo SRBI pada kuartal II tahun 2025 berkisar Rp 287 triliun. Jatuh tempo ini membuka peluang kian terbatasnya potensi peningkatan likuiditas dana ke depan. Belum lagi Bank Indonesia diperkirakan tetap mempertahankan tingkat suku bunga.
Verdhana Sekuritas mengungkapkan bahwa rata-rata NIM bank besar, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) cenderung stabil di elvel 5% pada akhir Februari. Dengan potensi tersebut terbuka peluang perbaikan laba lima emiten bank besar tersebut untuk 2025.
Terkait pilihan saham sektor bank, Verdhana Sekuritas menjagokan saham BMRI, BRIS, dan BBCA sebagai saham bank pilihan teratas. Hal ini didukung tingkat pertumbuhan kredit yang kokoh dalam dua bulan terakhir dengan biaya dana yang stabil.
Baca Juga
Pasar Asia-Pasifik Melemah Jelang Penerapan Tarif Baru Trump
Verdhana Sekuritas merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga Rp 12.600. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan PB tahun ini sekitar 5,4 kali. Saham BMRI juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 7.600 atau mengimplikasikan perkiraan risk free rate 6,5%.
Verdhana Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 5.000. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan risk free rate 6,5% dan perkiraan pertumbuhan ROE sebanyak 9,3%. Saham BBNI juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.250 dan saham BRIS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.800.

