Dampak Kenaikan Tarif Impor AS, Harga Bitcoin Diprediksi Bisa Anjlok ke US$ 75.000
JAKARTA, investortrust.id - Kebijakan tarif impor baru yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) terhadap puluhan negara pengekspor komoditas termasuk Indonesia, diyakini menimbulkan dampak besar terhadap ekonomi global, termasuk juga di industri aset kripto.
Pengamat kripto Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, kebijakan proteksionisme AS akan menciptakan ketidakpastian bagi investor aset kripto. Ia memperkirakan, harga Bitcoin (BTC) akan mengalami fluktuasi tinggi dan berpotensi turun ke level terendahnya US$ 75.000.
“Dampak perang dagang terhadap aset kripto, terutama adalah Bitcoin, kemungkinan besar Bitcoin akan terus fluktuasi dan akan turun ke level terendahnya di US$ 75.000,” ujarnya, melalui pernyataan resmi, Kamis (3/4/2025).
Sebab, lanjut Ibrahim, kebijakan tarif ini akan berpotensi besar memicu meluasnya perang dagang. Hal ini tidak sesuai dengan harapan para investor aset kripto, apalagi brand ambassador dari aset kripto yang masuk ke dalam pemerintahan Donald Trump.
“Ini membuat fluktuasi Bitcoin dan aset kripto itu tidak jelas,” katanya.
Baca Juga
Ia menambahkan bahwa kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS serta kemungkinan Elon Musk bergabung ke dalam pemerintahan akan menambah ketidakpastian di industri aset digital.
“(Jika) Elon Musk masuk dalam pemerintahan, aset kripto kondisinya zig zag dan tidak bisa diprediksi sama sekali untuk saat ini. Sampai di mana Elon Musk keluar dari pemerintahan dan kembali, ia secara profesional membangun aset kripto,” ucap Ibrahim.
“Sampai saat ini ada kemungkinan besar aset kripto terutama Bitcoin akan mengalami pelemahan sampai di US$ 75.000,” sambung dia.
Melirik data CoinMarketCap, Kamis (3/4/2025), harga BTC tengah berada di level US$ 81.902 pada pukul 20.00 WIB, atau mengalami penurunan 3,57% dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, BTC bahkan sudah ambles 5,63%.
Kapitalisasi pasar kripto global kini tinggal US$ 2,62 triliun, penurunan 4,01% selama hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 136,01 miliar, yang berarti peningkatan 77,61%. Dominasi Bitcoin saat ini adalah 62,20%, peningkatan 0,35% selama sehari.
Baca Juga
Jelang Keputusan Tarif Trump Hari Ini, Investor Tarik Jutaan Dolar dari ETF Bitcoin dan Ethereum
Sementara itu, dalam riset Luno, Kamis (3/4/2025) disebutkan bahwa pasar keuangan memiliki reaksi yang beragam atas pengumuman kebijakan tarif Presiden Trump, yang disebut 'Liberation Day' atau Hari Pembebasan. Pasar saham tradisional dan kripto langsung mengalami penurunan usai pengumuman tarif AS baru dari Trump, namun Bitcoin menunjukkan ketangguhannya dalam semalam, dengan turun 1,2% dalam sehari terakhir.
Pasar saham bereaksi tajam terhadap pengumuman tersebut, S&P500 berjangka turun 3% dan saham-saham teknologi seperti Nvidia turun 6%. Dolar AS turun ke level terendah dalam enam bulan terhadap mata uang besar. Bitcoin awalnya menunjukkan sinyal penguatan, dimana sempat memuncak di kisaran US$ 88.000 (sekitar Rp 1,46 miliar) sebelum akhirnya turun ke US$ 82.000 (sekitar Rp 1,36 miliar), dan kini dipertukarkan di kisaran US$ 83.000 (sekitar Rp 1,37 miliar). Ethereum turun lebih dari 2% dalam sehari terakhir, sedangkan altcoin mengalami penurunan yang lebih tajam, konsisten dengan sifatnya yang lebih volatil.
Para analis pasar berpendapat bahwa tarif AS ini berpotensi memicu dampak ekonomi global yang lebih luas, dan berdampak pada aset-aset berisiko tinggi termasuk saham dan kripto.
📊 5 pergerakan terbesar 24 jam
⬇️ Immutable (IMX): -6,52%
⬇️ Celestia (TIA): -5,55%
⬇️ POL (prev. MATIC): -5,05%
⬇️ Pyth Network (PYTH): -4,99%
⬇️ Maker (MKR): -4,36%
* Data per tanggal 03 April 2025 08:32 GMT.
🌍 Total kapitalisasi pasar kripto ⬇️
Kapitalisasi pasar aset kripto global berada di kisaran US$2,77 triliun (sekitar Rp45,9 ribu triliun) yang menunjukkan penurunan sebesar 1,34% dalam sehari terakhir.
🟠 Bitcoin (BTC) ⬇️
Harga: Kini dipertukarkan di US$ 83.612 (sekitar Rp 1,38 miliar), turun 0,91% dalam sehari terakhir
Harga harian tertinggi: US$ 88.398 (sekitar Rp 1,46 miliar)
Harian harian terendah: US$ 82.162 (sekitar Rp 1,36 miliar)
💎 Ethereum (ETH) ⬇️
Harga: Kini dipertukarkan di US$ 1.819 (sekitar Rp 30,1 juta), turun 2,45% dalam sehari terakhir.
Harga harian tertinggi: US$ 1.943,11 (sekitar Rp 32,2 juta)
Harian harian terendah: US$ 1.785,80 (sekitar Rp 29,6 juta)
Indeks S&P 500 naik 0,65% dari penutupan terakhir.
Indeks Fear & Greed Kripto saat ini berada di angka 24/100, yang menunjukkan sentimen Fear di kalangan investor.
📊 Relative Strength Index (RSI / Indeks Kekuatan Relatif) (14)
RSI 14 hari untuk Bitcoin berada di angka 44, yang menunjukkan bahwa aset tidak dalam kondisi overbought (dijual secara berlebihan) ataupun oversold (dibeli secara berlebihan).

