Laba MD Entertainment (FILM) Anjlok 63,30%, Meski Pendapatan Naik di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT MD Entertainment Tbk (FILM), emiten yang dikendalikan Manoj Dhamoo Punjabi, membukukan penurunan drastis laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 63,30% menjadi Rp 35,46 miliar pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 96,63 miliar.
FILM dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/3/2025) menyebutkan bahwa penurunan tersebut dipicu atas pertumbuhan beban pokok pendapatan dan beban usaha lebih tinggi, dibandingkan dengan pendapatan.
Baca Juga
Film Indonesia Besutan MAXStream Studios Telkomsel Ikut Berkompetisi di Festival Berlin
Pendapatan FILM tahun lalu meningkat menjadi Rp 455,94 miliar tahun 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 369,54 miliar. Laba bruto juga naik dari Rp 230,07 miliar menjadi Rp 274,80 miliar.
Faktor utama tekanan terhadap keuntungan tahun lalu adalah peningkatan pesat beban usaha perseroan dari Rp 118,26 miliar pada 2023 menjadi Rp 206,80 miliar. Alhasil laba usaha tergerus dari Rp 111,81 miliar menjadi Rp 67,99 miliar.
MD Entertainment (FILM) juga mencatkan kenaikan beban lain-lain. Hal ini membuat laba bersih perseroan turun drastic dari Rp 95,27 miliar menjadi Rp 20,55 miliar. Adapun laba per saham trun drastic dari Rp 10,16 menjadi Rp 3,70 per saham.
Sebelumnya, Morgan Stanley & Co International PLc melepas sebanyak 188,75 juta saham FILM. Perusahaan investasi asing tersebut meraup dana senilai Rp 226,50 miliar dari pelepasan saham tersebut.
Baca Juga
Net Visi Media (NETV) Restui MD Entertainment (FILM) Jadi Investor Strategis
Corsec FILM Fadel Ramadhia menjelasakan bahwa sebanyak 188,75 juta saham FILM tersebut dilepas dengan harga pelaksanaa Rp 1.200 per saham pada 15 Januari 2025. “Jumlah saham yang dilepas setara dengan 1,91%, sehingga penjualan tersebutmembuat jumlah saham FILM yang dimiliki Morgan Stanley berkurang dari semula 13,41% menjadi 11,51%. Sedangkan tujuan transaksi untuk investasi,” tulisnya dalam penjelasan resmi tersebut.
Aksi penjualan saham FILM oleh Morgan Stanley telah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Pada Desember 2024, perusahaan investasi asal Inggris ini telah melepas sebanyak 62,91 juta saham FILM pada 24 Desember 2024 dengan nilai transaksi Rp 75,24 miliar.

