Daya Intiguna Yasa (MDIY) Rencanakan Pembagian Dividen Minimal 40%
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen perusahaan ritel merek MR.D.I.Y. Indonesia menyampaikan, perseroan berkomitmen memberikan nilai tambah jangka panjang kepada pemangku kepentingan. Caranya, dengan mengalokasikan paling sedikit 40% laba bersih pada 2025 sebagai dividen.
Hal itu sesuai dengan prospektus penawaran umum yang sebelumnya dipaparkan, dengan tetap mempertimbangkan keputusan RUPS dan kondisi keuangan perusahaan.
Manajemen menyampaikan, permohonan persetujuan jumlah dividen akan diminta pada RUPS yang rencananya terselenggara sebelum 30 Juni 2026.
“Seiring pertumbuhan kami di Indonesia, kekuatan finansial, pendekatan customer-centric yang inovatif, dan efisiensi operasional akan memastikan MR.D.I.Y. Indonesia tetap berada di jalur yang tepat untuk pertumbuhan berkelanjutan dan resiliensi bisnis jangka panjang,” tutur Direktur Utama Daya Intiguna Yasa Edwin Cheah, Senin (25/3/2025).
Baca Juga
Tahun ini, MR.D.I.Y. Indonesia berencana melanjutkan ekspansi jumlah toko yang pesat seperti pada 2024, sekaligus meningkatkan pengalaman berbelanja bagi pelanggan. Investasi belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan pun akan ditingkatkan untuk mendukung strategi ini.
Namun manajemen masih enggan menyebutkan jumlah capex yang dianggarkan pada 2025, beserta jumlah cabang toko baru yang akan ditambah tahun ini. Sebagai gambaran, tahun lalu MR.D.I.Y. Indonesia merealisasikan belanja modal sekitar Rp 706 miliar.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR DIY mencetak kenaikan laba bersih sebanyak 205,6% (yoy) pada 2024 menjadi Rp 1,1 triliun. Pertumbuhan laba melampaui peningkatan pendapatan sebesar 73,9% (yoy) yang mencapai Rp 6,8 triliun.
Presiden Direktur Daya Intiguna Yasa Edwin Cheah mengatakan, pesatnya pertumbuhan laba didorong oleh manajemen operasional yang atraktif, peningkatan profitabilitas toko yang lebih tinggi, disertai penurunan beban operasional, baik di gudang maupun di kantor pusat.
Pertumbuhan laba yang solid diklaim mencerminkan kemampuan perseroan untuk melakukan ekspansi dengan efisien, sekaligus terus mendorong peningkatan margin dan memperkuat efektivitas operasional.
Penggunaan laba tahun lalu tersebut akan ditetapkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, yang rencananya diselenggarakan sebelum 30 Juni 2025.
Sepanjang 2024, perseroan berhasil menambah 270 toko baru, sehingga jumlah toko yang beroperasi mencapai 961 toko per Desember 2024, tersebar dari Sabang hingga Merauke, tepatnya di 389 kota di 37 provinsi di Indonesia.
MR.D.I.Y. Indonesia melanjutkan ekspansi termasuk ke kota-kota tier 2 dan 3, untuk memperluas akses masyarakat Indonesia akan perlengkapan rumah tangga yang lengkap dan terjangkau.
Seiring dengan itu, perseroan juga berkomitmen terus mengoptimalkan struktur biaya, produktivitas toko, dan efisiensi rantai pasok untuk menghadapi dinamika pasar, serta memastikan ekspansi yang berkelanjutan dan menguntungkan.

