Ecocare Indo (HYGN) Bidik Pertumbuhan Kinerja Double Digit
JAKARTA, Investortrust.id – PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN), emiten industri jasa higienitas dan pengendalian hama, menargetkan laba pada 2025 tumbuh double digit ditopang cerahnya prospek pendapatan berulang perseroan.
"Kami optimistis dapat terus bertumbuh dua digit dan membawa value kepada pemegang saham,” kata Group Chief Executive Officer (CEO) PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) Wincent Yunanda dalam keterangannya, Selasa (25/3/2025).
Baca Juga
Laba Ecocare (HYGN) Tergerus 7,7% di Tengah Lompatan Pendapatan 30,8%, Ini Penyebabnya
Dia mengatalan, HYGN optimistis dengan prospek usaha perseroan meskipun banyak tantangan eksternal. Optimisme itu berasal dari model bisnis pendapatan berulang yang stabil pada tiga segmen layanan. HYGN menutup 2024 dengan portofolio tahunan dan orderbook sebesar Rp 320 miliar.
“2025 akan menarik karena ada banyak hal yang tidak terduga secara global dan domestik. Namun, dengan model bisnis yang bagus dan neraca kuat, kami optimistis bisa raih pertumbuhan dua digit," kata Wincent.
Sepanjang 2024, Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) mencatatkan laba bersih Rp 18,7 miliar naik 0,7% (year on year/yoy) ditopang pendapatan yang naik 31% menjadi Rp 309 miliar. Sejalan dengan itu, laba usaha mencapai Rp 24,7 miliar atau naik 39,2% dari tahun sebelumnya.
Margin laba bersih menurun dari 7,9% menjadi 6% pada 2024 disebabkan penjualan, kenaikan biaya operasional akibat ekspansi ke pasar baru serta one–time adjustment, seperti biaya pencatatan dalam bentuk employee stock ownership program (ESOP) dan penyesuaian akuntansi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 73. Jika mengesampingkan one–time adjustment tersebut, laba bersih perseroan pada 2024 tumbuh 18,4%.
Baca Juga
Momentum IPO Dongkrak Kinerja Ecocare (HYGN), Laba Melesat 52,7%
Upaya ekspansi perseroan ke pasar–pasar baru di kota tier 2 dan 3 di Indonesia tercermin pada lonjakan kinerja pendaptan di seluruh segmen bisnis masing–masing mencatatkan pertumbuhan double digit. Segmen layanan higienitas pada 2024 tumbuh 11% menjadi Rp 167,4 miliar, layanan kebersihan & sanitasi melonjak 67,2% menjadi Rp 108 miliar, dan layanan pengendalian hama meningkat 67% menjadi Rp 33,9 miliar.

