Investor Asing Kembali Borong Saham BRI (BBRI), Empat Hari Capai Rp 532,20 miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali lanjutkan aksi pemburuan (net buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 37,09 miliar, Kamis (6/3/2025). Net Sell terbut terjadi saat indeks harga saham gabungan (IHSG) melesat 86,45 poin (1,32%) menjadi 6.617.
Berdasarkan data BEI hari ini net buy melanda BBRI Rp 155,35 miliar. Total net buy saham BBRI dalam empat hari transaksi terakhir sudah mencapai Rp 532,20 miliar atau teratas dalam daftar saham yang diborong pemodal asing.
Baca Juga
Mal Epiwalk Lifestyle Sudah Tersewa 70% Meski Baru Soft Opening
Selanjutnya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 50,48 miliar, PT Chandar Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 38,69 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 27,24 miliar, dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Rp 25,74 miliar.
Sebaliknya saham dengan penjulan bersih (net sell) terbanyak melanda PT Ultrajaya Milk Trading Tbk (ULTJ) Rp 134,74 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 57,99 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 57,44 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 33,90 miliar, dan PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 33,80 miliar.
Kenaikan ini terdorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 5,47%, energi 2,68%, material dasar 2,23%, sektor kesehatan 2,34%, sektor keuangan 0,71%, dan sektor property 1,87%.
Berlanjutnya penguatan pesat IHSG juga didorong kenaikan sejumlah saham-saham big cap, seperti DCII melesat 9,98% menjadi Rp 140,475, BREN, BBRI, TPIA, AMMN, dan PANI.
Baca Juga
IHSG kembali Ditutup Naik 1,32% Terdorong Lompatan Harga DCII hingga BBRI
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham berikut torehkan lomptan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 34,72% menjadi Rp 194 dan PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) naik 34% menjadi Rp 67. Lompatan juga melanda saham PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) sebanyak 28,41% menjadi Rp 226, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 27,18% menjadi Rp 248, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 16,33% menjadi Rp 855.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY), dan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA).
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 151 poin (2,37%) menjadi 6.531,40 dan pemodal asing torehkan pembelian bersih saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Kenaikan IHSG tersebut terdorong kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 5,94%, sektor material dasar 2,23%, sektor industri 2,86%, sektor keuangan 1,40%, sektor energi 1,04%, sektor infrastruktur 1,26%, dan sektor property 1,11%.

