Saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, dan BRIS Melesat 3 Hari Terakhir, Ternyata Ini Target Harganya
JAKARTA, investortrust.id – Pegerakan harga saham bank papan atas makin perkasa tercermin dari berlanjutnya penguatan harga pada perdagangan intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/3/2025). Meski terjadi lompatan, harga tersebut masih jauh dari target harga sejumlah analis.
Berdasarkan data BEI hingga pukul 10.00 WIB, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil torehkan penguatan sebanyak 5,99% menjadi Rp 3.890. Begitu juga dengan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melesat 6,40% menjadi Rp 4.490.
Penguatan tak kalah tingginya dicatatkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan penguatan 4,34% menjadi Rp 5.050, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 3,39% menjadi Rp 9.150, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melesat 3,14% menjadi Rp 2.530.
Baca Juga
Tak hanya itu, saham bank dalam tiga hari terakhir mulai diburu pemodal asing. Berdasarkan catatan, pemodal asing telah menorehkan pembelian bersih saham BBCA dalam dua hari terakhir Rp 289,13 miliar, BBRI mencapai Rp 232,31 miliar, dan BMRI senilai Rp 2,68 miliar. Sebaliknya saham BRIS dan BBNI masih torehkan penjualan bersih dalam dua hari terakhir.
Penguatan harga saham perbankan mulai terbuka setelah JP Morgan menaikkan peringkat saham BBRI dan BMRI. Peringkat saham BBRI dinaikkan dari overweight menjadi netral dengan target harga Rp 4.200 dan BMRI direvisi naik dari underweight menjadi netra dengan target harga Rp 5.100.
Target Saham Bank
Sementara itu, berdasarkan riset terbaru Sucor Sekuritas target harga saham BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, dan BRIS masih jauh di atas harga perdagangan sahamnya di BEI hari ini.
Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 5.300. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PB tahun ini sekitar 2,4 kali dan mempertimbangkan peluang perbaikan likuiditas ke depan.
Baca Juga
Sucor Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.500. Target harga tersebut mengimplikasikan perkriaan PB tahun ini sektiar 5 kali dan ROE stabil level 24%.
Begitu juga dengan saham BMRI direkomendasikan beli oleh Sucor Sekuritas dengan target harga Rp 7.100. Target ini merefeleksikan kualitas aset tinggi dan pendanaan kuat.
Sucor Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp 6.300 yang mengimplikasikan perkiraan PB tahun ini sekitar 1,3 kali. Begitu juga dengan saham BRIS kembali direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.400.
Begitu juga dengan BRI Danareksa Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi beli saham perbankan dengan pilihan teratas saham BBCA. Saham BBCA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 11.900, saham BMRI dengan target harga Rp 5.900, BBNI dengan target harga Rp 5.100, dan saham BRIS direkomendasikan hold dengan target harga Rp 2.900. Sedangkan BBRI tidak diperingkat, karena dalam satu grup dengan BRI Danareksa.
Baca Juga
Dirut Jahja Setiaatmadja Borong Saham BBCA Jelang RUPS, Pertanda Dividen Jumbo?
Rekomendasi beli lima saham bank papan atas tersebut juga datang dari Verdhana Sekuritas Indonesia. Sekuritas ini merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga Rp 12.600, BMRI dengan target Rp 7.600, BBRI dengan target harga Rp 5.000, BBNI dengan target harga Rp 6.250, dan BRIS dengan target harga Rp 3.800.
Sinarmas Sekuritas juga memberikan target harga lima bank tersebut cukup menggiurkan. Sinarmas merekomendasikan add saham BBCA dengan target harga Rp 12.400, BBRI dengan target harga Rp 4.400, BMRI dengan target harga Rp 5.600, BBNI dengan target harga Rp 5.250, dan BRIS dengan target harga Rp 4.200.
Grafik Lima Saham Bank Teratas

